Rabu, 18 Desember 2013

Sinopsis Prime Minister and I Episode 3 Part 1

Anyyeongggg...... gara gara file kehapus jadinya mesti nulis ulang dari awal jadi part 1 nya cma dapet 20 menit awal aja,  nggak papa ya readers :), oke episode 3? makin seruuuuuuuu, apalagi liat tingkah da jung sama man se hehehheheeh.... yuk langsung aja ... cekidot.... oya masih banyak yang typo... harap dimaklumi ya ^_^..........
Archivo:Lee Do Hyun (2005)4.JPG
Prime minister and I

Paginya da Jung merasakan sakit di keplanya, Ia lalu mengingat saat Ia mengatakan ke PM yool untuk menikahinya.
Mengingat Hal itu da Jung berdecak Dan tertwa, sebenarnya Ia itu mimpi apa semalam. 

Tapi begitu betul betul sadar dari tidurnya, da kaget, Ia langsung duduk Dan melihat kesekeliling ruangan, sebenarnya dia berada dimana. Dan begitu Ia berdiri Dan membuka tirai jendela da Jung tambah kaget melihat Ada pengawal di sana, Dan ke kagettannnya tidak berhenti sampai disitu, Ia tampak nya tau tempat apa Dan siapa Ia berada.


Sementara itu di lingkungan yang Sama tapi berbeda tempat PM yool sedang melatih anak anaknya untuk bela diri?.

Man se tampak tidak kuat untuk memegang pedang kayu itu sehingga gerakannya menjadi kacau, man se tampak Ia hampir terjatuh karna pedang kayu itu terlalu berat.

Man se yang tau kalau Ia terlihat buruk, melirik ayahnya dengan takut. PM yool yang mengetahui Hal itu segera "man se lihat pergerakanmu"

"berdirilah seperti gunung Dan bergeraklah seperti angin, jangan lupa Hal itu, Apa kalian lupa?"seru PM yool tegas.

"tidak" seru ketiganya

"karna aku menjadi perdana mentri, kalian harus menjadi contoh untuk anak anak lainnya di Korea" seru PM yool tegas pada anak anaknya. Setelah mengatakan Hal itu yool menghampiri anaknya satu persatu.
 
Yool menghampiri man se, Ia membenarkan posisi baju anaknya yang Ada lambang bendera Korea, Dan bilang "kalian"


Beralih ke Na ra, "adalah" sambil membenarkan posisi Tangan Nara
 
Kemudian beralih ke WO ri, "wajah ayah" seru yool.
 
Setelah itu yool kembali berdiri di tempatnya, "Dan mengenai permintaan akan," yool menoleh ke anak pertamanya, "smartphone?" seru yool tajam. Sedangkan wajah WO ri penuh harap, 

"tidak"

 wori kecewa, ia menundukan keplanya.

Yool beralih ke na ra, "belajar bahasa inggris?"
"jangan mimpi" nari juga terlihat kecewa.
 

Dan yang terakhir man se, kau ingin berhenti sekolah tk?" man se yang mendnegar Hal itu hanya menatap ayahnya sambil mulut yang dimajukan, yool lalu bertriak,

"ini adlah Hal kanak kanakan yang bodoh untuk di katakan" mendengar Hal itu man se menangis.

Yool yang melihat Hal itu lalu membentak man se" man se ah! Berhentilah menangis" man se terdiam Ia lalu mengusapkan air matanya ke lengan bajunya

"metode wei soo, metode sang soo Dan metode shim sang, praktekkan sampai 10 Kali, setelah itu kalian boleh masuk, kerjakan" tegas yool, setelah mengatakan Hal itu.  Yool pergi meninggalkan ank anaknya.

Kwon yool bertemu hye Joo di depan, kwon yool langsung menyapa hye Joo dengan bilang kalau ketua kang baru saja tiba disini, apa yang membawa hye Joo kemari?

Hye Joo menjawab kalau hari ini adalah hari pertamnya yool, jadi sudah seharusnya Ia datang. Mendengar Hal itu yool sedikit memunculkan senyum, Ia bilang kalau hye Joo sepertinya harus menunggu sedikit lebih lama, karna Ia hrus menyingkirkan sampah dahulu, setelah mengatakan Hal itu, yool pergi sementara hye masih bingung, "sampah?"
 Hye Joo lalu mendengar keluhan sopir yool yang bilang kalau bau tidak sedanp yang Ada di mobil tidak mau hilang hilang, hye Joo yang mewndengar Hal itu bingung.

 
Da Jung mengintip ke luar pintu, Ia bingung bagaimana Ia bisa keluar dari sana, da Jung lalu memarahi dirinya sendiri karna sampai sekarang dia belum mengingat apapun. Da Jung kemudian berfikir kalau sekarang Ia harus segera pergi dari sana,
 
Tapi belum berapa langkah da Jung melangkah, PM yool sudah Ada di belakangnya. PM yool mencwngkram bahu da Jung, da Jung kaget Ia menoleh kebelakang Dan saat melihat siapa orang yang memegang bahunya da Jung tambah kaget.
PM yool Dan da Jung berada diruang PM Yool, dengan sikap cuek sambil benerin lengan kemejanya, PM yool Tanya apa da Jung sudah sadar sekarang.

Da Jung dengan nada tidak berslah lalu malah bang mengapa Ia bisa sampai berada disini.

Mendnegar Hal itu PM yool menghentikan kegiatannya, Ia menatap da Jung dengan tajam Dan berkacak pinggang, "tentang kemrin, Kau tidak ingat?"

Da Jung yang masih bingung hanya mengangguk angguk kan kepalanya bingung.
 
"semuanya?" seru PM yool yang terlihat kesal.

Da Jung yang melihat sikap PM yool, hanya bisa membelalakan matanya tidak mengerti akan sikap yool, da Jung tampak berfikir lalu memeiringkan kepalnay Dan kembali mengangguk anggukkan kepalanya, bingung. 

PM yool menahan nafasnya Dan bilang"Kau memohon padaku untuk menikahimu tapi Kau tidak ingat juga?"

Mendnegar Hal itu da Jung kaget, Ia membulatkan matanya Dan bilang"bukankah itu mimpi? Itu bukan mimpi?" seru da Jung kaget.

Mendengar Hal itu, PM yool tambah geram Ia bilang kalau da Jung sekarang bersikap pura pura tidak tau.

Da Jung bukannya merasa bersalah, Ia malah memarahi PM yool Dan bilang "walaupun aku melakukan Hal itu, bagaimana bisa Kau membawaku kesini?" seru da Jung sewot.
   
PM yool terlihat tidak percaya dengan apa yang Ia dengar dari da Jung, "aku tidak percaya ini""Kau benar benar tidak ingat?"

Flash back
Sepanjang jalan PM yool membopong da Jung untuk pulang kerumah, da Jung yang mabuk berat, berjalan sempoyongan di papah oleh PM yool, Ia bernyanyi nyanyi.  Saat mereka tiba di depan Rumah da Jung, PM yool bilang ke  da Jung kalau mereka sudah sampai, " disini, adalah rumahmu kan?" seru PM yool.
 
Da Jung yang mabuk melihat Rumah yang di tunjuk PM yool lalu bilang "bukan" da Jung lalu menoleh kearah PM yool sambil ternyum, tertwa Dan mengeleng gelengkan keplanya Dan bil,g "aku sudah pindah" seru da Jung gembira lalu memeluk PM yool.
 
PM yool yang kesal, mendorong da Jung menjauh "ah wanita ini benar benar, jika Kau sudah pindah, Kau seharusnya bilang padaku"

Da Jung yang mabuk hanya mendnegarkan apa yang dikatakan Yool tanpa berkomentr, yool lalu Tanya dimana Rumah da Jung yang sekarang. 

"Rumah? Rumahku?" da Jung lalu tersenyum,
 
"Rumah yang aku tinggali bersama dengan ayahku?" wajah da Jung berubah sedih mengingat ayahnya, Ia mewek.  
"tolong tuan, tolong" seru da Jung kemudian menangis heboh di bahu yool. 

PM yool yang sudah tidak tahan lagi akhirnya meminta bantuan pada pengawalnya untuk membopong da Jung. Kedua pengawal kwon yool yang taunya kalau da Jung itu pacarnya boss mereka, akhirnya saling tunjuk satu Sama lain, lalu salah satu pengawal yool bilang kalau itu kan pacarnya yool jadi lebih baik yool yang melakukannya. 

Yool lalu bilang "karna dia adalah pacarku maka aku mengijinkannya" seru yool sudah tidak tahan, ditambah melihat kondisi da Jung, da Jung seakan bersiap siap ingin muntah.
 
Yool yang mengetahui Hal itu lalu berteriak pada kedua pengawalnya untuk mengangkat da Jung.
 
Kedua pengawal itu lalu mendekat Dan salah satu dari mereka berusaha untuk mengangkat da Jung. Untuk jelasin yang bagian ini author agak sulit, jadi gini posisi yool kan lagi meganggin da Jung, nah karna da Jung mabuk jadi posisi Yool berdiri itu nggak tegap, jadilah yool itu kayak berdiri tapi bungkuk karna memegang da Jung yang lagi mabuk. Posisi wajah da Jung Sama yool itu, lebih tinggi posisi wajah yool daripada da Jung karna da Jung sekarang kepalanya berada di dadanya yool jadi waktu pegawal yool mau angkat da Jung, secara otomatis wajah da Jung jadi tambah tinggi dari wajah yool Dan pas moment inilah dengan seenaknya da Jung muntah, heheheeh. Tau dong Klo udah posisi gini, otomatis wjah yool yang Ada di bawah kena, pas banget dengan pipinya yool. Hehhehehe kasian PM yool
 
Kedua pengawal yool yang melihat Hal itu hanya bisa meringkis melihat wajah boss mereka yang di penuhi muntahan da Jung, Dan ekpresi mereka bener bener uhhhh lucu. Sementara PM yool? Ng usah di Tanya ia hanya bisa menahan kesal Dan berkata dengan pelan untuk secepatnya pulang ke kantor pemerintahan (mungkin disini maksudnya Rumah dinas Kali ya?).

Flashback end

Yool melanjutkan "pada saat dikantor polisi, aku mengeluarkanmu. Dan pada akhirnya Kau menyebabkan keributan Dan sekarang Kau malah bertanya mengapa aku membawamu kesini?Kau fikir aku membawamu kesni karna aku mau?" seru yool.

Da Jung yang mendewngar penjelasan dari yool tampak menyesal, da Jung minta maaf lalu memarahi dirinya sendiri karna sudah banyak minum, padahal Ia tidak pernah seperti itu.

PM yool yang mendnegar Hal itu lalu Tanya apa alasan da Jung minum sebanyak itu Dan yang lebih penting lagi mengapa da Jung memintanya untuk menikahinya.
 
Wajah da Jung terlihat sedih, lalu terdengar suara dokter
Ini adlah tumor otak,  
lalu da Jung ingat kata kata yahnya yang ingin mengantar da Jung ke altar Dan mengenggam tangannya, itu adalah harapannya.
6 bulan lagi. 
Da Jung lalu sadar dari lamunannya, Ia lalu bilang dengan wajah sedih 
" aku minta maaf, PM yool. Aku pasti meluapkan keinginanku untuk segera menikah ketika aku mabuk" 

wjah da Jung kembali terlihat ceria, Ia bilang tolong lupakan itu, anggap saja tidak pernah terjadi" setelah mengatakan Hal itu da Jung akan beranjak pergi tapi lagi Dan lagi yool menahannya dengan mencengkram lengannya Dan bilang "mau pergi kemana?"
 
Hye Joo kembali memikirkan apa yang dikatakan sopir yool, bahwa da Jung tidur disini Dan Ia juga memohon pada yool untulk menikahinya. Hye Joo lalu bilang apa yang harus Ia lakukan pada da Jung.
 
Dari arah belakng in ho muncul, lalu mensejajarkan posisinya ke hye Joo Dan bilang "akhirnya ini adlah hari pertama, Ia menjabat sebagai staff dri perdana mentri. Bagaimana pun aku berfikir bagaimana reporter Nam da Jung melakukan semua ini."
Mendengar Hal itu hye Joo protes Ia bilang "ketua kang, aku akan mengatakan sesuatu. Nam da Jung bukanlah wanita yang seperti Kau fikirkan"
 

"ah... Itu adalah kebiasaan buruk untuk menjelek jelekkan seseorang"

"lihat sini"seru hye Joo kesal

In ho melanjutkan "aku tau Kau tidak menyukainya tapi setidaknya Kau harus berterima kasih padanya Dan juga apapun yang orang lain lkatakan, aku percaya Nam da Jung adalah orang yang baik"

Mendnegar Hal itu hye kembali ingin protes tapi Hal itu di urungkannya karna PM yool keburu datang.
 
Sementara da Jung masih terperangkap di ruangan PM yool, da Jung lalu menginggat pesan yool yang bilang"aku sudah mengatakan semuanya pda ahjumma. Pergilah setelah anak anak pergi kesekolah"

Da Jung dengan kedua kaki silang di atas meja melihat kesekeliling, dengan bosan Ia bilang harus berapa lama Ia berada disana.
 
 Tiba tiba terdengar suara pintu terbuka, da Jung yang kaget segera mencari twempat persembunyian Dan yang menurut da Jung paling Aman Adalah di samping meja.


Dan tanpa di ketahui, da Jung malah bertemu dengan orang yang membuka pintu tersebut, man se. Man se jongkok tepat di depan da Jung, denagn posisi yang sama, saling berhadapan. Da Jung yang kaget berusaha untuk bicara, "man se ah" belum sempat kata kata lain keluar, mulut da Jung sudah di bekap oleh man se menggunakan sebelah tangannya sementara yang satunya lagi Ia letakkan di bibir mengisyaratkan da Jung untuk diam. Suara bibi ahjumma terdengar, "man se ah man se ah... Mengapa kau bolos sekolah lagi Jika ayahmu mengetahui Hal ini, maka ini akan menjadi Hal yang besar."  Mereka semua diam, setelah suara ahjumma penjaga anak anak tidak Ada lagi, man se tertwa, Ia tidak ketahuan.
 
 Setlah keadaan da Jung melepaskan tanagan man se yang Ada di mulutnya Dan segera menanyai. Man se, " hey bocah. Kau harusnya pergi kesekolah, Kau tidak boleh bolos"


Man se yang mendnegar Hal itu tersenyum lalu bilang kalau mobilnya sidah pergi(mungkin maksud man se mobil ayahnya ya)
lalu man se Tanya "tapi, ahjumma(hehe dari awal manse manggil da junmg dengan sebutan ahjumma) mengapa Kau disini?"


Da Jung yang mendengar Hal itu kelabakan mencari alasan, "ah.... Oh.... Aku......" da Jung lalu mengusap usapkan tangannya ke arah meja Dan bilang
 "Bersih bersih"
Man se bingung , "bersih bersih?"
 Setelah menjwab man se, da Jung bilang kalau Ia haurs pergi sekarang, jadi selamat bersenang senang. Man se yang mendengar Hal itu terlihat sedih, Ia langsung mengubah wajah sedihnya yang sesedih mungkin, "baiklah pergilah, aku baik baik saja, walaupun aku sendirian Dan bosan, aku selalu seperti ini, jadi pergilah" seru man se begitu sedih.

Da Jung yang melihat Hal itu seperti tidak tega, "man se ah"
 Mendnegar da Jung mengatakan Hal itu man se menolehkan wajahnya kearah lain, Dan wajah sedihnya berubah jadi senyum jail karna rewncana nya berhasil tapi begitu wajah man se menoleh kearah da Jung kembali, man se dengan segera memasang wajah sedih sesedih mungkin. Hiihihihih nie anak Pinter amat.
 
 Ternyata didalam mobil Yool memikirkan lagi kata kata da Jung yang begitu ingin cwpat cepat menikah. Tapi lamunan yool lalu buyar saat in ho memberikan basehatnya pada yool. "hari ini sebagai Laki Laki yang kedudukan nya tinggi, Kau akan menghadapi situasi yang lebih berat jadi perdana mentri Kau harus siap"

Mendengar Hal itu yool tampak tidak mengerti, "apa maksudmu?"

"dengan kata lain percobaanmu sudah dimulai,
 Dengan pertemuan pertemuan yang haurs Kau hadiri yang tidak Ada habis habisnya
 Tampil dalam segala keadaan,
Denagn pujian Dan bujukan yang berlebih lebihan untuk mencapai keinginan mereka" , 

kau adalah yang terbaik
Popularitasmu sduah mencpai langit,
 Kau adalah perdana mentri terbaik,
 Kwon yool yang mendengarkan in ho dari tadi lalu bilang" aku fikir posisi ini akan mendatangkan banyak Hal baik. Ketua kang, aku rasa Kau terlalu meremehkanku"

"maaf?"

"berhentilah berbicara omong kosng Dan keluar dari mobil" setelah mengatakn Hal itu kwon yool keluar. 


Sesampainnya di kantor perdana mentri yool sudah di samput oleh banyak orang yang sudah mulai melaporkan kalau mereka mempunyai jadwal rapat yang mendesak dengan manager departemen mengenai operasi. Dan masih banyak lagi, yool yang mendnegarkan Hal itu lalu menuruh mereka semua untuk membatalkan semua jadwal itu.

Semua yang Ada disana kaget, perdana mentri yool lalu bilang kalau mereka akan memulainya dengan anggaran belanja kantor. Ia juga meminta semuanya untuk memepersiapkan  laporan pengeluaran tahun ini Dan rencana pengeluaran. Terutama kantor operation Dan laporan pengeluaran dari setiap departemen, Dan jangan sampai Ada yang tertinggal walaupun itu hanya 10 cent, PM yool jga bilang untuk mempersiapkan ngatur semua orang untuk menerima Masa percobaan, ataupun pemecatan. Mendnegar semua itu semua orang yang Ada di sana tampak khawatir, setelah mengatkan Hal itu PM yool mengatakan untukertemu di rapat nanti, lalu Ia pergi. In ho yang ikut mendengar itu semua tampak tersenyum sedangkan hye Joo, Ia malah mendesah, khawatir.


Sedangkan dirumah, da Jung Dan man se masih bersama, Dan sekarang mereka sedang berada di kamar PM yool, da Jung Tanya ke man se, kalau kamar ini tampaknya adalah kamar PM yool, apa mereka boleh berada disini?.

Man se yang sedang fokus membuat burung kertas menjawab kalau tempat ini adalah tempat yang paling Aman.
"karna ayahku adalah raja penganiaya?, jika kita masuk kesini tanpa permisi maka kita akan mati"  

Mendnegar Hal itu da Jung malah bilang
" dia lebih dari penganiaya"

Da Jung menyelesaikan kodok kertasnya lalu menunjukkannya pada man se, Ia bilang kalau man se sudah taukan caranya, jadi sekarang man se harus pergi.

Da Jung melihat kesekeliling kamar PM yool lalu Ia membuka sebuah laci  da Jung tertwa ketika mengetahui laci itu berisi pakaian dalam PM Yool. Da Jung lalu dengan isengnya memeriksa apa pakaian dalaam itu benar benar segitiga, Dan ketika da Jung memeriksa pakaian dalam itu memang segitiga.

Da Jung lalu berfikir kalau sekarang Ia bisa mengetahui selera Pm yool, da Jung mulai mngedarkan kembali matanya kesegala penjuru sudut kamar yool.
Pertama mata da Jung mengarah pada meja kerja yool, Ia membayangkan yool yang sedang bekerja di meja itu,bayangan yool yang merasa di perhatikan menoleh tajam pada da Jung, da Jung melengos. 
Lalu mata da Jung berpindah ke tempat tidur, Ia membayangkan PM yool yang sedang membaca sambil duduk di tempat tidurnya. Kembali bayangan yool yang merasa di perhatikan da Jung kembali menoleh dengan tajam kerah da Jung. Da Jung kembali melengos,
Sekarang da Jung berpindah kearah lain, Ia melihat selera yool dalam berpakaian, da Jung memperhatikan bayangan yool sambil mengangguk angguk. Da Jung yang melihat Hal itu tampak tersipu sipu, melihat yool yang sudah berdandan rapi dengan jasnya.
Da Jung berpindah ke kamar mandi, awalnya Ia mengalihkan wajahnya ketika melihat yool yang sedang Ada di kamar mandi, tapi kemudian da Jung melirik yool, Dan yang dilirik ternyata balik tersenyum Dan itu membuat da Jung malu, da Jung menutup kembali pintu kamar mandi itu. Dan berteriak "omo"
Man se yang mendnegar Hal itu menoleh kearah da jug, Ia Tanya Ada apa. Da Jung tersenyum Ia bilang tidak Ada apa apa.

Da Jung lalu melihat hasil karya man se, da Jung memuji bahwa man se melipatnya dengan baik. Man se tersenyum Ia lalu Tanya apa da Jung tau bagaimana Cara untuk melipat kura kura.

Da Jung bilang kalau Ia tentu saja bisa, lalu da Jung akan mempraktekkannya.
 Saat da Jung akan membuat kertas kura kura, da Jung heran man se mengemut jempolnya, da Jung Tanya mengapa man se melakukan Hal itu?,

Man se menjawab dengn polosnya kalau Ia lapar, da Jung lalu Tanya apa tadi man se tidak sarapan.

Man se menjawab kalau Ia sudah sarapan bahkan Ia sudah 2 Kali sarapan.
"tapi Kau masih lapar?"

"aku begitu lapar, sehingga aku bisa mati"
"ahjumma(ƗƗɐ"̮ƗƗɐ"̮ƗƗɐ"̮ƗƗɐ"̮ man se manggil da Jung dengan sebutan ahjumma) Kau punya roti? Roti?"

Da Jung lalu bilang, "man se ah, Kau sebenarnya tidak laparkan"

"aku tidak bohonh, aku benar benar lapar" teriak man se tidak setuju

Da Jung seperti mengerti maksud man se, da Jung lalu menyuruh man se untuk mendekat kepadanya, man se ragu tapi akhirnya Ia mendekat.

 Da Jung merangkul atau memeluk man se,
"man se ah, Kau bosan Dan lapar kan?"

Man se hanya melihat kearah da Jung.

"aku juga seperti itu dulu, ketika aku masih muda. Tapi apapun yang terjadi, akuku selalu memelukku, Dan akhirnya aku lupa kalau aku lapar"

Man se masih terdiam, Ia tampak berfikir.

"bagaimana, apa Kau masih lapar?"

"tidak aku masih lapar" jawab man se

"itu tidak mungkin" seru da Jung lalu Ia melirik jail pada man se lalu mengelitiki man se sampai man se tertwa keras.
 Dan akhirnya mereka ketahuan oleh ahjumma penjaga anak anak(ah sedih kebersamaan mereka berdua jadi selesaikan).

Ahjumma bilang, ah ternyta Kau Ada disin man se, ahjumma yang melihat da Jung lalu Tanya mengapa da Jung masih disini. Da Jung tersenyum Ia bilang kalau Ia akan pergi sekarang. Da Jung lalu pamit pada man se kalau Ia akan pergi.
Man se yang mendengar Hal itu hanya melihat da Jung Dan ketika da Jung bergerak keluar, man se mengikutinya Dan bilang bagaimana dengan kura kuranya?, man se ingin mengejar tapi di tahan oleh ahjumma.

Man se akhirnya menangis, ahjumma lalu mengangkat man se menjauh dari pintu Dan akhirnya mengatai da Jung "dia terliht seperti rubah licik, itulah mengapa tuan jatuh hati padanya"

Dari luar ternyata da Jung mendengar itu semua, bahkan Ia juga mendengar man se menangis, da Jung hanya melihat ke belakang Dan saat Ia akan pergi Ia baru ingat kalau tas nya tidak Ada.
Saat da Jung akan masuk ke ruangan PM yool Ia malah bertemu dengan seseorang. Orang itu lalu bilang kalau Ia disini hanya menganti lampu, Dan Ia akan pergi sekarang. Da Jung hanya diam Ia hanya mencari tasnya Dan pergi.

Malam hari sih ahjumma melapor kalau da Jung bertemu dengan man se, man se yang saat itu berada di dekat sana Dan sedang bermain dengan kertas kodoknya, akhirnya di panggil oleh ayahnya.
"kwon man se"

Man se menoleh ke arah ayahnya, senyum di wjahnya tadi langsung hilang, Ia hanya mentap ayahnya. "Jangan mengacaukan handphone ayah"

Man se cemberut, Ia lalu memberikan telpon ayahnya ke ayahnya.
"anak anak lainnya?" seru Pm yool, yool lalu meletakkan HP nya kembali setelah mendengar Hal itu dari ahjummanya.

"woo ri Dan Na ra pergi kesekolah jadi aku tidak melihat mereka"

Man se yang melihat kesempatan, melirik kembali HP ayahnya lalu mengambilnya,

"aku tidak tau apa yang sudah dia(da Jung) lakukan untuk nyaTman se) tapi man se bermain main dengannya. Dia(da Jung) bermain origami dengan manse di dalam kamarmu"

"tunggu, dia(da Jung) masuk kedalam kamarku?" seru Yool kaget.

"ya" angguk ahjumma

"ah, wanita ini, benar benar"
Da Jung menelepon ayahnya, Ia ingin agar ayahnya jangan terkejut, " aku tidak berkencan dengan perdana mentri"

"ah, ini tidak benar" seru da Jung kesal
"aku bisa gila, apa yang harus aku katakan pada Ayah,?" seru da Jung frustasi.
Telpon da Jung bunyi, da Jung membelalakkan matanya melihat siapa yang meneleponnya.  Dari posisi tidur, Ia langsung bangun. Tetap melotot pada layar hpnya.


Besok, datang kerumahku. Jika Kau tidak datang, Kau mati

Da Jung kaget, Ia Tanya " mengapa PM yool memanggilnya?"
 
(waktu adegan ini musiknya melow, jadi coba deh ngayal klo lagu melownya terdengar di telinga kalian)
Da Jung di sidang oleh PM yool,  da Jung hanya menunduk diam,
"Nam da Jung, Kau dengan beraninya masuk ke kamar tidurku? Dan Kau dengan beraninya naik ke atas kasurku?

Yool menghampiri da Jung ,
"apa yanh sebenarnya Kau inginkan? Dengan semua ini Kau ingin aku menikahimu?"

Da Jung kaget, Ia berusaha mengelak "tidak, p
PM yool. Aku sungguh tidak mempunyai maksud untuk menikah dengan mu, itu semua karna aku sedang mabuk"

PM Yool memotong perkataan da Jung, lupakan itu, hanya Ada satu Cara untuk mengembalikan pkiran jernih wanita tidak tau malu seperti mu"

PM yool menepuk kedua tangannya, pintu kamar PM yool terbuka Dan kedua pengawal PM yool, memegang Tangan da Jung satu satu.

PM yool lalu berbalik membelakangi, tangkap dia"

Da Jung kaget, "Perdana mentri, aku slah." da Jung langsung digeret oleh kedua pengawal itu keluar dari kamar, da Jung terus berteriak"aku slah, maafkan aku, perdana mentri"
Da Jung mengeleng keraas kepalanya memikirkan Hal itu,  Ia lalu bilang jika  PM yool akan menangkapnya, dia seharusnya sudah menelpon polisi. Jadi mengapa Ia memanggilku? Seru da Jung bingung.
"Siapa yang memanggilmu?" seru PM yool tidak tau menahu.

"Kau mengirimiku pesan teks" seru da Jung ngotot

"kapan aku melakukannya?" PM yool tidak mau kalah.

Da Jung kesal, Ia tidak percaya PM yool tidak mengakuinya, da Jung lalu mengambil HP nya Dan menunjukkan pesan yang PM Yool kirim untuknya.

Yool mengambil HP itu. Dan melihatnya sendiri, "apakah Kau yakin? Siapa ini?"

"
Da Jung menjelaskan"ini adlah nomormu, lihatlah"
Yool tidak percaya Ia lalu mengambil hpnya sendiri Dan ketika Ia melihat HP nya Dan melihat Ada pesan terkirim untuk no da Jung terdengar suara gelas pecah, hehhehehh "bagaimana ini terjadi?"seru yool bingung.

PM yool lalu ingat ketika itu man se memainkan hpnya Dan tertwa tawa sendiri, "kwon man se" "man se bocah itu".
Sedangkan yang sedang dibicarakan malah berada diluar menunggu seseorang, Dan ternyata ytang Ia tunggu adalah da Jung, kemana ahjumma, apa ahjumma tidak menerima SMS darinya?" hiihiihihihi man se man se.

bersambung k part 2,
suka sama man se dan da jung.... cocok deh pokoknya.....^_^
**************

24 komentar:

  1. Asli mbk..ne drama ampe kebawa kemimpi2...saking kangennya dg ep slnjtny...ditunggu scptny y mbk part 2...semangat....

    BalasHapus
  2. Suspicious housekeeper kapan dilanjutin mbak anis?

    BalasHapus
  3. Kocaknya man se & da jung ^^
    Apa yg ada dipikiran pegawai yool saat da jung ingin mengambil tasnya yg trtinggal dikamar yool ya???
    Ditunggu kelanjutannya mba ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayaknya itu bukan kamarnya Yool na, itu kayaknya ruang kerja Yool.

      Hapus
    2. Iya mba sepertinya begitu ^^
      Ditunggu part 2 nya mba~~~

      Hapus
  4. lucu .. suka banget adegan Man Se sama Da Jung .. cocok jadi ibu dan anak . wkwk .. Semangat !

    BalasHapus
  5. hahahha.. tambah kocak .. lanjutin donk.. thx

    BalasHapus
  6. Wkkkkkk...... Yoona bnr2 koplak.
    Baca sinop'y aja dah ga b'henti2 ktawa. gmn klo nonton'y?????
    adegan Yoona muntah d'muka LBS bnr2 lucu.

    BalasHapus
  7. bagus, aku suka ceritanya. baca sinopsisnya udh ketawa apa lagi nonton dramanya.

    BalasHapus
  8. yup, aku suka banget cerita nya.. lanjutin donk..mba..trims

    BalasHapus
  9. nih drama bakal aku nonton n beli dvdnya...ditunggu part 2 secepatnya ya, mbakk...fighting

    BalasHapus
  10. Yoona bener2 kocak di sini, aplg pas lg bersama Man se...
    pengen scene mrk ber2 di perbanyak... hahaha....

    BalasHapus
  11. eoonnnn.....
    thanks bannget banget banget ya untuk sinopsis duet ma mba anisnya...
    semoga bertahan sampai akhir ya...

    aku bingung mau komen apa...
    cz man se lucu banget #loh?

    gomawo eon...
    salam kenal yah

    BalasHapus
  12. makin seru ceritanya
    semoga cepat part 2

    BalasHapus
  13. makin seru aja nih alurnya, jadi gak sabar nungguin kelnjutannya. dramanya bener2 daebak!!! hihi,,

    ~salam kenal mba~

    BalasHapus
  14. Kerennnn (Y)
    mba semangat terus ya nulis sinopnya :)

    BalasHapus
  15. Hello mba indah ^^ salam kenal ya readers baru ney, krna ga sempat nton epsd 3-4 jd caei sinopsisnya deh, eh alhamdulilah mbaudah nulis, oke Typo aku maklumin lah, artis aja suka typo jg, dan aku apalagi haha, oke semangat terus ya biar cepat lanjut part 2nya!! Aq juka suaka Man Se dan Da Jung So Cute!! >_<

    BalasHapus
  16. mksih yaa mba...
    ditunggu kelanjutannya yaa mba...
    :D

    BalasHapus
  17. seru............ !!!!!!
    di tunggu y kelanjutannya

    BalasHapus
  18. mba tulisannya agak kurang kelihatan..karna backgrounnya

    BalasHapus