Senin, 07 April 2014

Sinopsis Cunning Single Lady Episode 11 Part 2

image
Cunning Single Lady
JUng Woo dan AeRa minum kopi bersama di atap, AeRa membuka pembicaraan ia tanya kenapa kakaknya datang kesini, apa ia mau pinjam uang. Jung Woo yang mendengar hal itu lalu bilang kalau itu tidak benar, ia yang meminta Soo Chul untuk datang menemuinya di kantor.

"Hutang itu.......... aku tidak tau"
"Hutang yang kita punya untuk dana penelitianku dulu, kau yang membayar semuanya"ujar Jung Woo tidak enak pada AeRa.

AeRa yang mendengar hal itu tersnyum, ia bilang apa ini menganggu Jung Woo karna ibunya yang mengatakan itu semua pada Jung Woo? AeRa lalu menenangkan Jung Woo kalau ia tidak apa apa, ia bukan tipe orang yang akan mengatakan hal apapun pada Jung Woo.

Jung Woo yang mendengar hal itu lalu tanya kenapa aera tidak memberitahunya. AeRa yang mendnegar hal itu menjawab sambil tertawa kalau ia pikir JUng Woo hidup dengan miskin, ia tidak tau kalau Jung Woo hidup seperti ini. Jung Woo yang mendengar hal itu melihat AeRa dengan sedih, aera yang awalnya tertawa lalu berusaha menjelaskan pada Jung Woo kalau dirinya tidak ingin bertemu dengan Jung Woo dengan alasan meminta Jung Woo untuk melunasi hutang hutang.

Jung Woo lalu bilang ke aera kalau aera pasti membenci dirinya. AeRa menjawab kalau dirinya tidak membenci Jung Woo,  "aku menikahimu karna aku memilihmu, aku sudah memutuskannya, itu harga yang harus aku bayar"ujar aera pada Jung Woo.

"apa kau tidak menyesal?"ujar Jung Woo pada aera

"mungkin."ujar aera pada Jung Woo lalu aera menambahkan "kau sudah sukses dan walaupun kau ingin membayar kembali semua hutang itu karna ini, tidak ada yang berubah bagiku"
"karna uang itu, tidak akan mampu menghidupkan kembali harapan kita yang hilang"seru aera mengingat kembali 

Jung Woo yang mendengar hal itu mengerutkan keningnya, ia seperti tidak terlalu mengerti apa yang dimaksud Aera sebagai harapan mereka.

sementara aera terus melanjutkan perkataannya, "ya, aku pikir kita ditakdirkan menjadi seperti itu waktu itu"

Jung Woo yang mendengar hal itu ingin mengatakan sesuatu pada AeRa tapi aera segera menjauh dari sana tidak ingin mendnegar Jung Woo, tiba tiba hujan turun, Jung Woo langsung memberikan aera jas nya untuk melindungi aera dari hujan.

Jung Woo mengajak aera ke rumahnya, Jung Woo bersikap dengan ektra dan super perhatian. Jung Woo menyuruh AeRa duduk sementara ia mengambil handuk. AeRa yang melihat sikap Jung Woo yang berlebihan bilang kalau ia tidak apa apa tapi Jung Woo tetap saja melakukannya. Jung Woo bahkan mengelap rambut dan baju aera yang basah hingga ke bagian leher bawah.
AeRa yang melihat hal itu segera melirik tajam kearah Jung Woo, Jung Woo yang diperhatikan aera seperti itu akhirnya menghentikan kegiatanya ia lalu memarahi aera yang menggunakan pakaian putih seperti ini di waktu hujan.

AeRa yang mendnegar hal itu protes kalau ia tidak berfikir kalau hari ini akan turun hujan. 
Jung WOo yang melihat pakaian aera seperti itu tidak tinggal diam, ia mengatakan pada aera kalau ia akan mengantar aera pulang. aera yang mendengar hal itu lalu bilang kalau ia bisa pulang sendiri, masih ada bus kok.

Jung Woo yang mendengar hal itu lalu segera memberikan jas nya ke aera dan menutupi semua bagian tubuh aera dengan jas itu, aera yang melihat hal itu tentu tidak mau ia langsung melepaskan jas Jung Woo dan langsung pergi dengan membawa payung milik Jung WOo.
 Jung WoO hanya bisa melihat dengan sedih dari dalam lift ketika melihat AeRa dan Seung Hyun yang bercanda tawa berdua di lantai bawah (hahahahahhah sumpah kocak abis liat muka Jung Woo yang kayak gitu wkwkkwkwk)

Saat di ruangannya JungWoo meminta sekertarisnya(selain Sek. gil) untuk menghubungi tim keamanan untuk mempersiapkan latihan teror pukul 2 nanti. Sekertaris yang mendnegar hal itu mengerti, ia bilang kalau ia akan menyampaikan pada karyawan yang lainnya tentang ini. Jung Woo yang mendnegar hal itu lalu bilang kalau hal itu tidak perlu, tidak usah mengatakan kalau ini latihan hanya katakan pada tim keamanan untuk melakukan latihan teror tepat pukul 2 nanti.

 Pukul 13. 55 Jung Woo sudah bersiap siap di loby, a terus melihat jam ditangannya sambil melihat ke sekeliling mencari aera. ketika target sudah didapat Jung Woo langsung mengikuti aera.

Saat aera berada di sebuah ruangan alarm peringatan berbunyi, lalu terdengar suara pemberitahuan bahwa gedung mereka sedang di kepung oleh teroris dan semua pegwai diharapkan untuk menyelamatkan diri. AeRa yang tidak tau apa apa kaget, ia bingung mendnegar pemberitahuan tersbut.

sementara itu seluruh pegawai di loby dan seluruh ruangan di gedung tersebut kocar kacir untuk menyelamatkan diri tak terkecuali para pegawai tim marketing. Seung hyun berlari kedalam menanyakan dimana aera berada, Song Hee yang sedang panik bilang kalau ia menyuruh aera ke ruang peralatan.

AeRa bingung hrus melakukan apa, karna ketika ia keluar dari ruang peralatan kantor mereka sudah sepi tapi tiba tiba ada tangan seseorang yang membekap mulutnya.

Dan ternyata itu adalah Jung Woo, Jung Woo mengatakan kalau di perusahaan sedang ada teroris jadi mereka harus menyelamatkan diri. Jung Woo lalu mengajak aera untuk bersembunyi saat melihat Seung Hyun melintas Jung Woo lantas langsung menarik AeRa untuk bersmbunyi di dekat mesin mesin, setelah Seung Hyun melintas Jung Woo bilang kalau terorisnya sudah pergi.

AeRa yang melihat tingkah Jung Woo lalu tanya apa teroris nya hanya lewat saja? mengapa teroris mau datang kesini. Jung Woo yang mendapat pertanyaan seperti itu bingung ia lalu bilang kalau sekelompok teroris mau menyerbu perusahaan IT besar seperti mereka berarti teroris itu mau sesuatu dari negara mereka.

AeRa yang mendnegar hal itu lalu bilang kalau mereka seharusnya keluar dari sini bukan malah bersembunyi disini, pengumuman memerintahkan mereka untuk segera keluar. jung WOo yang mendnegar hal itu sambil tetap memeluk aera, membujuk aera untuk tetap berada disni saja karna tempat inilah yang paling aman. aera yang mendengar perkataan Jung Woo merasa sedikit aneh tapi walaupun seperti itu ia tetap berada disana bersama Jung Woo. sementara Jung Woo yang melihat AerA menurut padanya plus sambil memeluk aera, hanya bisa mesam mesem sendiri menyadari begitu dekatnya antara ia dan aera.

Sementara Seung Hyunn masih sibuk mencari aera di dekat teman teman kerja mereka, tapi hasil nya tetap nihil.

karna yang dicari saat ini sedang ketakutan dengan teroris tapi orang yang ada disebelahnya malah keenakan memeluk AeRa.

sambil mesam mesem sendiri jung Woo bilang ke aera,
"melihat kita seperti ini, kelihatannya kita mempunyai hubungan yang dekat. waktu dulu, ketika kita mendnegarkan musik di kamar asramaku, sama seperti ini juga"seru Jung Woo mengingat masa lalu.

aeara yang mendnegar hal itu lalu bilang kalau Jung Woo sama saja seperti dulu, sentimentil. JUng Woo yang medengar hal itu seperti tidak mengubris aera, ia malah asikk dengan pemikirannya sendiri, kalau akan lebih baik jika kemarin ada bintang bintang dilangit saat hujan, apa mereka besok bisa menonton film bersama tanya Jung Woo pada aera.

AeRa yang mendnegar hal itu marah pada Jung Woo apa Jung Woo harus membicarakan hal ini disaat genting seperti ini.
Tidak lama aera mengatakan hal itu terdengar suara kalau latihan mereka sudah selesai, terima kasih atas kerjasama pada latihan kali ini.

AeRa yang mendnegar hal itu tentu saja kesal dan marah pada Jung Woo, ia segera melepas rangkulan Jung Woo padanya, dan tanya apa Jung Woo tidak tau kalau ini latihan? Jung Woo yang mendengar hal itu hanya tertawa kalau ia tidak tau kalau ini hanya latihan. AeRa yang mendnegar hal itu lalu bilang apa masuk akal kalau seorang CEO tidak mengetahui tentang hal ini, apa Jung Woo mencoba mengerjainya?

Jung Woo mengelak kalau ia tidak bermaksud seperti itu, ia tadi salah paham. AeRa yang sudah terlanjur kesal tidak ingin mendnegar ocehan Jung Woo lagi, ia langsung menendang kaki JUng Woo. AeRa yang masih kesal terus berbicara, hubungan dekat? heyyyy bahkan kita ini musuh mana ada musuh yang seperti ini, ucap aera lagi sambil kembali memukul kaki Jung Woo dan pergi.

 saat dilift sek. Gil yang melihat Jung Woo seperti kesakitan tanya, kenapa Jung Woo seperti ini, apa stres yang dialami Jung Woo berdampak pada kambuhnya maag Jung Woo? apa ini semua karna aera? tebak Sek. Gil lagi.

Jung Woo yang mendnegar hal itu langsung bangkit dari kesakitannya,
Sek. Gil yang melihat hal itu tertawa, "ahh jadi itu benar, cinta - benci? perasaan yang masih tersisa? atau rasa sakit dari cinta baru yang mulai tumbuh?" ujar Sek. Gil lagi

Jung Woo yang mendengar hal itu begitu jengkel pada Sek. Gil sampai sampai ingin memukul Sek. gil tapi Sek. gil terus saja berbicara, "tidak peduli seberapa keras kau menyangkal, tubuhmu berkata jujur"ujar Sek. gil tersenyum pada Jung Woo. Lift berhenti sek. Gil yang sedang bercanda pada Jung Woo bilang kalau Jung Woo lebih baik beristirahat. Jung WOo yang mendnengar ha itu bilang kalau ia akan istirhat saja. Sek. Gil yang mendnegar hal itu tetawa dan ia sama sekali tidak menyadari kalau disana ada Song Hee.
Saat Sek. Gil menoleh kedepan, ia kaget melihat Song Hee. Song Hee yang meihat Sek. Gil tidak menghilangkan kesempatan, Song Hee langsung masuk kelift berdua dengan Sek. Gil yang saat ini sedang ketakutan melihat kearah Song Hee.

Song Hee terus mendekatkan dirinya pada Sek. gil hingga sek. Gil tersudut. Song Hee lalu mengoda Sek. Gil, "apa kau merasa tidak enak badan CEO?"

Supervisor kang yang tadi sedang bersama Song hee untuk naik lift bukannya mengikuti Song Hee tapi ia malah mengikuti Jung Woo yang saaat itu terlihat sedang sakit, supervisor menawarkan untuk membantu Jung Woo tapi Jung Woo bilang kalau supervisor kang tidak perlu khawatir, ia tidak apa apa. supervisor kang yang mendengar hal itu lalu bilang, "bagaimana pegawai diperusahaan kita tidak khawatir dengan kesehatan CEO mereka?" Jung Woo yang mendengar hal itu seperti punya ide, ia lalu langsung berakting sakit yang berlebihan.

ia megeluh kesakitan pda supervisor kang kalau ia punya maag lambung yang buruk bahkan jika sudah terlalu buruk ia bisa muntaber, JungW oo terus mengatakan tentang kondisi tubuhnya secara berlebihan, ia bahkan bilang kalau ia tidak akan makan apapun, supervisor kang yang mendnegar hal itu tentu saja khawatir. Jung Woo yang melihat reaksi supervisor kang lalu berkata pada dirinya sendiri kalau supervisor kang saja sudah tau pasti seluruh pegawai kantor juga akan tau (hahahhahah, ngincer aera yang bang wkwkwk)
Dan memang benar apa yang diprediksi oleh Jung Woo bahwa kalau supervisor kang tau pasti semua karywan juga tau terutama para karyawan marketig yang saat ini di beritahu oleh supervisor kang. AerA yang ada disana cuek bebek tidak memperdulikan semua yang dikatakan supervisor kang pada yang lainnya ia masih tetap sibuk mengerjakan tugasnya. Seung Hyun yang melihat hal itu tersnyum mengira kalau aera tidak lagi peduli terhadap Jung Woo.

Tapi apa memang bener iya, tidak peduli lagi dengan Jung Woo? karna saat ini AeRa malah mendnegar suara manja Jung Woo saat sakit. "sayanggggggg, aku tidak punya nafsu makan sekrang jadi apa kau bisa membuatkanku bubur wijen?"

sementara supervisor kang sudah ke gr an kalau CEO mereka Jung Woo sudah semakin dekat dengannya, karna seakrang bahkan JungWoo memberitahukan penyakitnya secara detail padanya. Supervisor kang yang memikirkan hal itu lalu bingung sendiri apa yang harus ia lakukan sekarang. dan saat sedang berfikir seperti itu seperti malaikat penyelamatpun datang membisikkan ke Supervisor Kang agar membawakan Jung Woo bubur wijen.

dan mau tau siapa malaikat penyelamatnya? Aera tentunya, yang pada saat supervisor kang bingung harus melakukan apa, aera lewat didekatnya dan terus menyebut "bubur wijen............bubur wijen.......bubur wijen"
Jung Woo yang sedang sakit sedang berbaring di tempat tidur sambil bertelponan dengan sek. gil, sangking pengennya Jung Woo bertemu dengan aera, jUng Woo bahkan mengatakan kalau bubur wijen yang paling enak adalah buatan aera, Jung Woo juga mengeluh kenapa aera tidak menatapnya saat ini saat ia sedang sakit, apa aera benar benar tidak peduli padanya. Sek. Gil yang mendnegar hal itu bilang ke Jung Woo bagaimana bisa Jung Woo bilang kalau aera tidak peduli pada Jung Woo, ketika Jung Woo sakit dan dirawat dirumah sakit, aera lah yang menunggui JungW oo sampai pagi, karna waktu itu ia pulang untuk mengambil pakaian dan ketiduran. Jung Woo yang mendnegar hal itu langsung duduk,kaget, tambah kaget lagi ketika sek. Gil bilang kalau Yeo Jin waktu itu baru saja datang, Yeo Jin itu baru mendapat kabar pagi harinya jadi yang menjaga Jung Woo semalaman adalah aera.

Jung Woo mendapatkan tamu yang tidak ia inginkan, supervisor kang datang kerumahnya dan ingin membuatkan bubur wijen.

Sementara itu AeRa sedang bekerja bersama Seung Hyun tapi aera tampaknya tidak fokus karna supervisor kang selalu mengirim pesan singkat padanya dan mengatakan kegagalan dalam membuat bubur wijen.

Supervisor Kang akhirnya menghubungi AeRa atas permintaan Jung Woo, dengan sikap yang dibuat tegas supervisor kang menyuruh AeRa untuk datang ke rumah Jung Woo. aera yang mendegar hal itu tampak bimbang.

Sementara itu Min Young dan kakak aera malah sibuk asik berduaan dirumah aera dan Min Young. kebersamaan mereka semakin romantis tatkala kedua sejoli ini bersentuhan tangan, mereka berdua jadi salah tingkah hingga mereka tidak menyadari kalau akibat ulah mereka kardus yang ada di dekat lilin terbakar dan menyebabkan api yang besar.

AeRa akhirnya memenuhi permintaan supervisor kang agaar datang ke tempat Jung Woo, Jung Woo yang melihat aera ada disana pura pura tidak tau, tapi Jung Woo menikmati kebersamaan mereka, bahkan jung WOo mengajak aera untuk makan bersama tapi hal itu segera diganggu oleh Seung hyun yang datang dan membawa bubur abalone, seung hyun bilang kalau ia tidak mau hanya aera yang bagus dimata CEO mereka, ia tidak mau kalah makanya ia kesini. Jung Woo yang melihat Seung Hyun disana hanya bisa menahan kesal.

Kekesalan Jung Woo tambah besar ketika melihat Seung hyun duduk berdekatan dengan aera, melihat hal itu Jung Woo langsung menarik Seung Hyun ke ssinya dan bilang kalau disana tidak ada cukup ruang.

AeRa merasa tidak enak karna ia datang tanpa membawa apapun, ia lalu ingin pamit dan membiarkan keduanya makan bersama tapi hal itu segera di cegah oelh Jung Woo dan Seung Hyun.

Seung hyun mengatakan untuk pulang bersama saja tapi sebelum itu mereka harus pamit pada Hyung(Jung Woo) dulu dan menyuruhnya untuk beristirahat. AeRa yang mendengar kata hyung kaget, ia tanya "hyung? bagaimana bisa Seung Hyun memanggil CEO mereka hyung?"ucap aera bingung

Jung Woo dan Seung Hyun langsung kikuk ditanya seperti itu lalu keduanya tertawa,
Jung Woo lalu menarik Seung hyun untuk kembali duduk didekatnya memegang erat tangan Seung Hyun agar tidak lepas, ia meminta keduanya untuk tinggal dan makan bersama sama.

tapi di waktu yang bersamaan AeRa malah mendapat telpon dari min young yang mengabarkan kalau ada kebakaran. Jung Woo yang mendnegar hal itu langsung berbicara informal pada AeRa, apa dirumah ada kebakaran? AeRa yang mendnegar hal itu segera melirik kearah Jung Woo dan Seung hyun. Jung Woo yang melihat hal itu segera menganti bahasanya menjadi formal. AeRa bilang kalau ia harus pergi,
saat aera pergi Seung Hyun langsung melepaskan rangkulan tangan dari Jung Woo ia bilang kalau seharusnya CEO tidak ikut campur dalam masalah ini, Jung Woo yang mednengar hal itu lalu bilang kalau seharusnya anak kecil tidak boleh terlibat dalam hal ini.

AeRa dikagetkan ketika bertemu dengan Yeo Jin di depan pintu rumah Jung Woo, begitu juga dengan Jung Woo yang kaget melihat Yeo Jin tapi hal itu tidak berlaku untuk seung hyun, ia bahkan menyapa dengan ramah Yeo Jin. Yeo Jin yang melihat jung Woo dan aera lalu bilang kalau ia tidak tau kalau mereka sedang bersama.

JUng Woo dan aera yang mendengar hal itu hanya diam, mentap satu sama lain. Seung Hyun lalu memecahkan keheningan, ia bilang kalau ia dan AeRa harus pergi karna ada urusan mendadak, setelah mengatakan hal itu Seung Hyun mengajak aera pergi. Jung Woo yang melihat hal itu mencoba mengapai Seung hyun tapi hal itu tidak bisa karna saat ini Yeo Jin terus memperhatkannya, dan Jung Woo tambah murung saat Yeo Jin bilang kalau aera selalu aktif ketika menyangkut Jung Woo.

AeRa begitu marah pada kakaknya ketika melhat akibat perbuatan kakaknya, tapi Min young membela Soo Chul kalau Soo Chulalh yang memabntunya untuk memadamkan api. AeRa kesal ia lalu bilang kalau tempat ini perlu diperbaiki dulu dan mereka harus tinggal dimana. Min Young yang mendnegar hal itu lalu bilang kalau mereka bisa tidur ditempat sauna.

Seug Hyun yang mendnegar hal itu lalu menawarkan sebua tempat,
Ternyata Seung Hyun membawa aera ke studionya, tapi disitu yang terlihat hanya aera karna Min Young sedang mengurusi sesuatu hal, aera yang sedang bertelponan dengan Min Young lalu bilang jika ahjumma pemilik rumah meanyakan uang perbaikan, mereka harus memperbaikinya.

Setelah mendapat telpon dari Min Young AerA melihat kearah Seung hyun yang begitu repot mengurusi perlengkapan untuk ia tinggal, saat melihat kearah Seung Hyun, AeRa melihat lukisan dirinya dan Seung hyun.

JUng Woo kaget begitu mengetahui jika Yeo Jin sudah tau kalau aera mantan istrinya, Yeo Jin bahkan tanya apa Jung Woo masih ada perasaan untuk aera. Jung Woo tidak menjawab Yeo Jin, Yeo Jin lalu menjelaskan bagaimana ia mengetahui hubungan JungW oo dan AerA, Yeo Jin bilang kalau awalnya ia mengetahui hal itu adalah tanpa senagja saat ia mendnegar pembicaraan antara JungW oo dan aera, Yeo Jin lalu tersnyum kalau pada awalnya ia kaget dan merasa dihianati. Jung Woo yang mednnegar hal itu lalu meminta maaf ia bilang maaf karna tidak memberitahu Yeo Jin.

Yeo Jin yang mednnegar hal itu lalu bilang kalau ia merasa lebih baik dengan begini, karna jika dari awal jUNG wOO memberitahunya dengan nyaman soal hubungannya dengan AerA, mungkin saat ini ia akan lebih putus asa krna Jung Woo sudah pasti tidak melihatnya sebagai seoarang wanita.
Jung Woo yag mendnegar hal itu lalu berterus terang kalau pada awalnya ia ingin berpura pura tidak tau saja tentang perasaan Yeo Jin padanya tapi ia......

belum selesai Jung Woo berbicara Yeo Jin memotongya dengan mengatakan untuk jangan mengatakan hal itu, Yeo jin bilag kalau ia tidak ingin terlambat, Jung Woo boleh mengatkan hal hal yang ingin ia katakan saat ini ketika Jung Woo sudah memberikanya kesempatan.

"aku............merasa tidak adil"tangis YeO Jin
"aku benar benar tidak punya kesempatan. kesempatanku mendekatimu sebagai seorang wanita"

sementara ditempat lain, Seung Hyun juga kembali mengungkapkan perasaannya pada aera
"aku berharap aku bukanlah satu satunya yng mempunyai perasaan seperti ini" setelah mengatakan hal itu Seung Hyun memeluk aera
Kembali pada Jung Woo dan Yeo Jin, Jung Woo seakan ingin emnagtakan sesuaatu paada Yeo Jin tapi hal itu tidak sanggup ia lakukan ketika melihat senyum di wajah Yeo Jin yang sedang menangis sedangkan aera yang dipeluk oleh Seung hyun malah balik membalas pelukan Seung hyun.

***********


14 komentar:

  1. uhuyyyy...akhirnya..yg ditunggu-tunggu muncul jg..trima ksh mbk sinopsisnya,semangat buat ep 12 dst...

    BalasHapus
  2. tak sabar untuk epseterusnya

    BalasHapus
  3. next ep please.. can't wait..

    BalasHapus
  4. Aaaarrggg G̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡ than zma bgian akhir'y..mkcud'y ap tuh aera blez plukn'y seung hyun??

    BalasHapus
  5. Akhirny... Dah berkali_kali buka, bru nongol dehhh,. ƍαќ sabar,. Tararengkyu,! Semangat ݪªª !

    BalasHapus
  6. aduh jadi ngakak terus nih baca sinopsisnya

    BalasHapus
  7. Aera sama seung hyun aja ..
    # ngarep.com

    BalasHapus
  8. aaaaa!! kok sek.gil dikit banget sih scene nya.... pengen liat senyumnya L !!!

    irma o

    BalasHapus
  9. Lucu pas baca di bagian awal tp sebel di ending ep ini. Ini kakak beradik kompakan ya..

    BalasHapus
  10. Seung hyun -_- knapa mlah meluk Ae Ra ?? >_<
    Sek.Gil (L), makin Cute :D
    gak patah hati lg :D


    BalasHapus
  11. Next episode nya ya mbak, fighting!

    BalasHapus
  12. Ini drama favorit aku!!
    Gomawo unnie atas sinopsisnya, Mian jarang koment *bow
    ditunggu next episode'nya..
    Hwaitinggg!!

    Ila

    BalasHapus
  13. sungguh mengenaskaan kakak adik yg sakit hati

    BalasHapus