Kamis, 26 Juni 2014

Sinopsis Triangle Episode 15 Part 1

Triangle
Dong Soo keluar restoran untuk menjawab telpon dari Young Dal, Dong Soo meminta Young Dal untuk tidak menutup telpon terlebih dahulu. Setelah berada di luar Dong Soo bertanya pada Young Dal apa yang sebenarnya Young Dal katakan tadi.


Dengan nada lega Young Dal bertanya dimana Dong Soo berada sekarang. Dong Soo dengan nada gembira berkata kalau ia sedang minum minum sekarang, memangnya Young Dal berada dimana? Dong Soo lalu mempunyai pemikiran untuk mengajak Young Dal datang ke tempatnya bergabung.

Naas nya saat Dong Soo mengatakan hal itu dan berbalik badan ada orang yang menabraknya lalu terdengar suara benda tajam yang mengenai sesuatu yang lunak. Dong Soo melotot kearah orang tersebut, melihat orang tersebut dengan jelas.

Orang yang menabrak Dong Soo tidak menoleh sedikitpun kearah Dong Soo, yang ada dan terdengar adalah suara benda tajam yang terus menerus di tusuk ke sesuatu yang lunak. Berbarengan dengan terdengarnya suara tersebut, Dong Soo pun mengerang. Dan untuk ke tiga kalinya suara benda tajam itu terdengar, Dong Soo memegangi perutnya mengerang kesakitan dan terjatuh ke jalanan, Dong Soo tertusuk sementara orang yang menabrak Dong Soo menjauh dari Dong Soo lari.

Orang orang yang ada di jalanan tersebut mulai menghentikan langkahnya berteriak melihat Dong Soo yang terkapar di jalanan. Young Dal yang berada di sebrang telpon mulai tampak panic memanggil manggil Dong Soo.

Dong Soo terus mengerang kesakitan  memegangi bagian perutnya, tanpa memperdulikan Young Dal yang terus berteriak khawatir memanggil namanya. Young Dal bertambah panic ketika mendengar suara dari ponselnya, ia tidak bisa mendengar suara Dong Soo yang hanya ia dengar adalah suara orang orang yang berteriak khawatir.

 Episode 15


Young Dal beserta Sin Hye melarikan mobil dengan kencang, keduanya hanya diam larut dalam pemikiran masing masing. Young Dal kembali mengingat permintaan Dong Soo kecil padanya untuk menjaga adik mereka Dong Woo sampai Dong Soo kembali, tapi pada akhirnya ia tidak bisa menepati janji tersebut karna adiknya Dong Woo di bawa oleh beberapa orang yang tidak ia kenal. Dong Chul kecil ingin mengejar orang orang tersebut tapi ia di halangi, yang bisa ia lakukan hanyalah menangis melihat adiknya di bawa pergi.

Dan ingatan itu semakin menyesakkan dada nya ketika Sin Hye mengatakan bahwa kakak kandungnya adalah Dong Soo orang yang selama ini ada di dekatnya.

Di dalam mobil Young Dal terlihat begitu panic begitu juga dengan Sin Hye. Keduanya terlihat begitu cemas.

Jae Geol berteriak frustasi pada lawan bicaranya di telpon, ia meminta orang tersebut untuk memeriksa seluruh CCTV yang ada di sekitar area kejadian dan menemukan siapa pelakunya. Jae Geol terus berteriak frustasi tanpa memperdulikan dimana ia berada sekarang.


Sin Hye dan Young Dal menghampiri Jae Geol, Sin Hye Tanya apa yang sebenarnya terjadi, bagaimana keadaan Dong Soo sekarang? Jae Geol bilang kalau saat ini Dong Soo berada di ruang operasi, Dong Soo di tusuk oleh seseorang dan dokter berkata bahwa Dong Soo dalam kondisi kritis.

Sin Hye tampak khawatir, ia kemudian bertanya bagaimana dengan pelaku. Jae Geol menjawab kalau mereka sedang mencarinya, mereka akan menemukannya.



Sebuah mobil berhenti di tepi sungai Han, sekertaris Bok Tae kemudian keluar. Sek. Bok Tae menemui seseorang yang tak lain adalah orang yang menusuk Dong Soo, orang tersebut adalah orang suruhannya. Orang suruhan sek. Bok Tae mengatakan jika ia sudah melakukan tugasnya, Sek. Bok Tae mengatakan kalau orang tersebut bisa pergi ke Gunsan, disana Sang Do sudah mempersiapkan semuanya untuk pelarian orang tersebut, orang tersebut harus melarikan diri dari sana kurang lebih selama 2 sampai 3 tahun.

Orang tersebut mengangguk mengiyakan, berbalik pergi tapi yang ia dapat malah sebuah cekikan dileher dan itu dilakukan oleh sek. Bok Tae. Orang tersebut mencoba melawan menarik kerah baju sek. Bok tae tapi hal itu tidak bisa ia lakukan, ia sudah terlanjur jatuh.
 

Sementara itu Go Bok Tae tampak cemas di ruangannya sendiri, begitu ponselnya berbunyi ia langsung mengangkat bertanya bagaimana. Sek. Bok Tae mengatakan kalau semuanya sudah beres, Bok Tae menekankan pada sek.nya agar melakukan pekerjaannya dengan benar benar beres. Sek. Bok Tae meyakinkan boss nya kalau semuanya beres sambil melihat ke belakang di mana terdapat mayat sang penusuk.

 

Jae Geol, Sin Hye dan Young Dal menunggu dengan cemas di depan ruang operasi. Diantara wajah tersebut adalah wajah Young Dal yang paling terlihat frustasi. Young Dal mengingat pertemuan pertamanya dengan Dong Soo, Dong Soo yang menolongnya dari suami Nyonya Kim yang ingin menguburnya hidup hidup, menolongnya ketika ia di sekap oleh Watanabe, menangkapnya, menganggapnya sebagai keluarga hingga Young Dal sendiri yang mengatakan apa mimpi nya saat itu.

 

Operasipun selesai Dong Soo dengan di bantu oleh para suster terbaring tidak sadarkan diri. Saat keluar Dokter menjelaskan bahwa Limpah Dong Soo  putus sehingga mengharuskan mereka untuk mengangkat limpah Dong Soo. Dan yang menjadi permasalahan adalah Dong Soo kehilangan banyak darah sebelum sampai kesini jadi mereka harus terus memantau Dong Soo dan seperti yang mereka lihat sepertinya hal itu akan sulit.

 

Young Dal yang mendengar hal itu tampak tersentak ketika Dong Soo di bawa menjauh darinya, Young Dal tidak bisa menahan tangisnya, air matanya jatuh sementara dirinya terus melihat kearah Dong Soo.

 

Pagi harinya sebelum bekerja Jung Hee berhenti di depan kamar Young Dal memanggil nama Young Dal. Yang keluar justru nenek yang sedang berada di dapur, dengan nada sedikit ngambek nenek berkata kalau Young Dal sepertinya tidak pulang, memangnya kenapa Jung Hee mencarinya.


Jung Hee tersenyum mengatakan ada sesuatu yang harus ia bicarakan pada Young Dal. Nenek kemudian bertanya apa Jung Hee jadi untuk pindah ke Seoul. Jung Hee menjawab kalau ia masih memikirkan hal itu, dengan sikap acuh nenek berkata jika yang membuat Jung Hee bimbang adalah dirinya maka Jung Hee tidak usah memikirkan hal itu, lakukan apapun yang Jung Hee inginkan.

Jung hee mencoba menghubungi Young Dal tapi yang tersambung hanyalah voicemail.
 

Young Dal menunggui Dong Soo di rumah sakit, saat Sin Hye menghampirinya Young Dal bertanya bagaimana keadaan Dong Soo.

“apakah kau sudah menemui dokter?” Tanya Young Dal

Sin Hye mengangguk pelan,

“mengapa ia belum sadar juga?” kembali Young Dal bertanya

Sin Hye menjawab kalau Dong Soo mengeluarkan banyak darah sehingga ketika operasi berlangsung para dokter harus menstransfer banyak darah pada Dong Soo. Dong Soo kehilangan banyak darah dan darah orang lain sudah masuk ke tubuhnya tapi reaksi yang diberikan tubuh Dong Soo buruk, ia mengalami trauma saat transfuse dilakukan, jelas Sin Hye tanpa melihat kearah Young Dal.

“lalu apa yang akan terjadi?”Tanya Young Dal kembali

“ini di sebut D.I.C. D.I.C menyebabkan pengumpalan darah pada uratnya sehingga saat ini ia berada dalam kondisi yang sangat kritis. Dia mungkin tidak akan bangun dari komanya”terang Sin Hye yang terus melihat kearah Dong Soo

“Detektif tidak tau siapa aku, dia tidak tau bahwa……….Heo Young Dal adalah Jang Dong Chul”ujar Young Dal miris

“detektif bangunlah, ada sesuatu yang harus aku katakan padamu jadi tolong  bangunlah, detektif” tangis Young Dal.

“mengapa kau meninggalkanku dan Dong Woo seperti ini?”
 Aku belum mengatakan maaf karna tidak bisa menjaga Dong Woo.
Tapi mengapa, mengapa ini terjadi?
 Tolong tolong tolong buka matamu, buka matamu!!!
 Aku sedang memohon padamu, aku mohon buka matamu!!!”
 



Jung Hee memberikan surat pengunduran dirinya pada Manager Tim saat Managaer Tim dan Manager membicarakan tentang eksekutif baru yang akan datang ke kasino mereka. Manager Tim bahkan bertanya pada Manager siapa kira kira eksekutif bru mereka itu. Manager menjawab jika ia tidak tau siapa itu yang pasti ini sepertinya dilakukan karna penyelesaian yang mereka dapatkan untuk kasino Dae Jung.

Manager Tim segera memberikan surat pengunduran diri Jung Hee pada Yang Haa, Yang Haa yang mendnegar hal itu tentu saja kaget tidak menyangka, ia bahkan bertanya pada Manager tim apa sebenarnya alasan Jung Hee mengundurkan diri. Manager Tim hanya menjawab kalau ia tidak tau tapi ada kemungkinan jika Jung Hee menerima tawaran kasino Lucky di Seoul, untuk itu ia sudah mencoba memberi nasehat pada Dealer dealer mereka yang di tawari oleh kasino Lucky tapi tampaknya Jung Hee lebih memilih untuk pergi kesana.


Yang Haa langsung mencoba meghubungi Jung Hee tapi sayangnya telpon tersebut di tolak oleh Jung Hee.


Hyun Mi menghampiri Jung Hee yang berada di tempat peristirahan para dealer. Hyun Mi mengatakan kalau ia baru bisa ikut bersama Jung Hee beberapa bulan berikutnya, Hyun Mi kemudian berkata apa Jung Hee sudah berpamitan pada semuanya, Jung Hee mengeleng mengatakan kalau ia belum mengatakan pada yang lain, cukup mereka berdua saja.
 


Tanpa di duga Yang Haa masuk keruang peristirahatan itu menghampiri Jung Hee mengajaknya berbicara di luar. Jung Hee tanpa takut pada ocehan teman temannya berkata pada Yang Haa dengan tegas kalau tidak ada yang ingin ia bicarakan pada Yang Haa.

Jelas Yang Haa kesal ia tau Jung Hee tidak akan langsung mau menerima ajakannnya untuk itu ia meminta para dealer yang lain memberikan mereka ruang untuk berbicara. Jung Hee tidak setuju, ia berkata biar ia saja yang keluar dari sana untuk berbicara pada Yang Haa.
Chung JA dkk mngomentari sikap Direktur mereka Yang Haa dan Jung Hee, apa mereka berdua bertengkar untuk di perlihatkan pada mereka semua, dan meskipun Yang Haa itu Direktur mereka tapi bagaimana bisa Yang Haa masuk ke dalam sini, seru salah satu personil Chung Ja sambil menutupi tubuhnya dengan kedua tangannya.


Hyun Mi maju mengejek Chung Ja dkk, kenapa mereka semua tidak mengatakan itu semua di depan Direktur mereka tadi. “kalian berdiri seperti mayat hidup gemetar ketika berada di dekatnya tapi lihat seakrang kalian malah membicarakannya dari belakang”

Yang Haa dan Jung Hee berbicara di atap, Yang Haa memulai pembicaran tersebut.

“aku dengar kau mengajukan pengunduran diri, apa itu semua karna aku?”

Jung Hee menoleh kea rah Yang Haa tanpa menjawab

“jangan lakukan itu, apa kau ingin membuatku terlihat menyedihkan?”

“ini bukan karnamu, alasanku pindah ke Seoul adalah untuk mendapatkan kesempatan yang lebih di masa yang akan datang” jelas Jung Hee

“jika kau mengubah pemikiranmu, kau lebih memiliki banyak kesempatan disini”

“itu adalah apa yang kau pikirkan, siapa dirimu yang berani menghakimiku?”jawab Jung Hee

“itu semua karna aku frustasi dan membuatku sedih. Aku tidak bisa hanya berdiri bahwa alasanmu menolakku karna Heo young Dal!”

“jadi aku harus mengalahkannya. Jika dia adalah laki laki yang baik dan sepanjang yang aku tau dia membuatmu bahagia, aku tidak akan menyesal tapi keadaanya berbeda. Aku bisa dengan jelas melihat kalau dia menyebabkanmu berhura hura, mengapa kau begitu terobsesi padanya?”

“Siapa yang mengatakan Heo Young Dal itu buruk? Bagiku, dia lebih baik dan lugu dari pada siapapun. Dia orang yang selalu kesepian dan aku harus berada di samping dirinya. Jangan berani berbicara buruk tentang dirinya ketika dirimu sendiri mempunyai segalanya” teriak Jung Hee pada Yang Haa lalu pergi meninggalkannya.
 

Yang Haa mengejar Jung Hee menarik tangannya kembali menghadap dirinya, dengan mata yang memerah Yang Haa berbicara lembut pada Jung Hee.


“apakah aku terlihat seperti aku memiliki segalanya? Apakah aku terlihat seperti aku tidak kekurangan sesuatu apapun?”

“aku tidak pernah tau seperti apa wajah orang tuaku. Aku di adopsi ketika aku berumur satu tahun.”

“aku bukan anak kandung Yoon Tae Joon dari perusahaan Dae Jung tapi aku di besarkan sebagai pewaris perusahaan Dae jung”

“saat aku di besarkan dan dididik tidak ada satu orangpun yang menunjukkan kasih sayangnya padaku”

“ketika aku mengetahui bahwa aku di adopsi… aku takut bahwa aku bisa di tendang dari sana kapanpun. Aku menjadi depresi dan mempunyai sebuah penyakit kepanikan untuk itu aku melakukan perawatan pada psikiater dan meminum obat obatan setiap hari.”

“alasan aku menyukaimu adalah karna aku pikir aku bisa mengatakan semua tentangku padamu. Aku berfikir bahwa hanya dirimu satu satunya yang bisa memberikanku perhatian dan sentuhan kasih sayang”

‘Tolong jangan berpaling dariku” ujar Yang Haa sebelum meninggalkan Jung Hee sendirian disana dan tanpa mereka sadari ada telinga dan mata ke 3 yang melihat dan mendnegar itu semua.



Manager Tim memberitahu Hyun Pil Sang semua apa yang ia lihat dan dengar di atap tadi, Hyun Pil Sang yang mendapat laporan seperti itu tertawa mengejek Yang Haa dengan mengatakan apa yang membuat Jung Hee begitu special hingga Yang Haa mengatakan semua tentang masa lalu nya kepada gadis itu.

 

Hyun Pil Sang melaporkan pada presdir Yoon kalau rumor yang sedang beredar seakrang adalah Yang Haa ssedang berkencan dengan seorang Dealer mereka, rumor itu sudah menyebar luas di kasino Dae Jung. Presdir Heran seorang Dealer? Memangnya siapa gadis itu?


Hyun Pil Sang menjelaskan bahwa ayah Jung Hee dulunya adalah buruh tambang di pertambangan Dong Jin tapi dia meninggal karna penyakit paru paru. “seorang buruh tambang di pertambangan Dong Jin?” Tanya presdir Yoon.

Hyun Pil Sang mengangguk dan menyebut nama ayah Jung Hee Oh Sang Chun, Presdir Yoon Tanya pada tuan Kim  yang juga berada disana, apa tuan Kim tau siapa itu Oh Sang Chun.

Tuan Kim mengangguk mengatakan kalau Oh Sang Chun bekerja di bawah perintah Jang Jung Guk di serikat pekerja. Mendengar hal itu Presdir Yoon mengangguk, Ia sepertinya tau siapa orang itu.
 

Young Dal melihat 10 panggilan tak terjawab di ponsel miliknya, semua panggilan tersebut datang darI Jung Hee. Awalnya Young Dal ragu untuk menghubungi Jung Hee kembali tapi kemudian ia menghubungi Jung Hee.


Jung Hee yang masih berada di atap gedung segera mengangkat telpon tersebut menanyakan mengapa Young Dal tidak mengangkat telpon darinya. Young Dal mengatakan jika ia sedang berada diSeoul, Jung Hee penasaran dan cemas kenapa Young Dal berada di Seoul, apa sedang terjadi sesuatu dan kapan Young Dal pulang.

Young Dal menajwab jika ia mempunyai sedikit urusan di Seoul dan jika ia pulang ia akan segera menghubungi Jung Hee.

“aku merindukanmu sekarang, cepatlah kembali” ujar Jung Hee

Selintas ada senyum yang terpancar di wajah Young Dal yang sedih ketika mendnegar Jung Hee mengatakan hal itu, dengan cepat Young Dal menjawab, “baiklah, ia akan melakukannya”
 

Young Dal menyudahi baru saja menyudahi telponnya dengan Jung Hee saat Sin Hye dan Jae Geol membicarakan sesuatu yang menyangkut pelaku yang menusuk Dong Soo di dekaatnya. Sin Hye mengatakan apa Jae Geol menemukan siapa pelakunya? Jae Geol menyerahkan beberapa foto yang a dapat dari gambar cctv.


Sin Hye Tanya apa Jae Geol sudah mengetahui siapa orang ini, Jae Geol menajwab kalau orang yang tertangkap kamera ini bernama Go Dae Cheol, dia pernah di hokum 7 kali dan di antara gangster yang lainnya dirinya terkenal ahli dalam menggunakan pisau, Go Dae bahkan pernah di penjara 2 kali setelah detektif Jang (Dong Soo) menangkapnya.

Sin Hye mengambil kesimpulan dari perkataan Jae Geol, apa maksud Jae Geol Go Dae melakukan penusukan terhadap Dong Soo karna motif balas dendam? Jae Geol mengiyakan, ia fikir hal itu mungkin saja tapi ada satu hal yang menganggunya bahwa Go Dae masuk dalam gengnya Go Bok Tae.

Sin Hye jelas saja kaget, apa maksud Jae Geol ini semua adalah ulah dari Go Bok Tae?

Young Dal yang mendengar semua itu dari kejauhan tampak marah, itu terlihat jelas dimatanya. Tanpa menunggu lama Young Dal pergi dari sana.
Tanpa mengetahui jika pembicaraan mereka di dengar oleh orang lain Jae Geol melanjutkan kalau mereka harus mengintrogasi Bok Tae tapi sebelum itu mereka harus mempunyai bukti bukti yang kuat tapi hal itu akan menjadi sulit karna sudah melewati batas batasan investigasi mereka.


Sin Hye berkata kalau mereka harus mengubah perintah tersebut, mereka tidak bisa hanya menunggu Bok Tae yang akan di tangkap, akan lebih effektif jika mereka melakukan penangkapan darurat dan menekan Bok Tae pada saat itu. Jae Geol mengerti, ia akan membicarakan hal ini pada pimpinan mereka.

Young Dal berada di ruangan Dong Soo, Young Dal kembali mengingat kata kaa Dong Soo ketika dipenjara, Go Bok Tae adalah musuh terbesarnya Yoon Tae Joon Presdir dari perusahaan DaE Jung dan Go Bok Tae, mereka membunuh ayahku dan orang yang mengirimmu ke penjara adalah Yoon Yang Haa, dia bekerja sama dengaN Go Bok Tae dan mengirimmu kesini, Go Bok Tae bertekuk lutut pada uang Yoon Yang Haa dan pada akhirnya dia meletakkanmu disini.

 

Young Dal menghubungi Nyonya Min, Nyonya mIn yang mendapat telpon dari Young Dal langsung berkata dimana Young Dal mengapa ia tidak bisa menghubungi Young Dal padahal tuan Ahn sedang mencarinya. Young Dal mengerti, ia sedang mengurusi sesuaatu, ia juga akan menelpon tuan Ahn sendiri. Young Dal lalu meminta sesuatu pada Nyonya Min, Nyonya Min yang mendnegar kata Go Bok Tae kaget kenapa seakrang Young Dal mengatakan hal itu, tanpa basa basi Nyonya Min berkata kalau ia akan mencobanya tapi ia tidak tau bagaimana hasilnya apakah Bok Tae mau mendengarkannya atau tidak.

Bok Tae mendnegar perkembangan berita Dong Soo yang koma dari sekertarisnya, mendengar hal itu tentu saja membuat Bok Tae marah, ia berkata apa tidak bisa membunuh Dong Soo dengan satu kali tusukan saja? Bok Tae lalu meminta Sekertarisnya untuk terus mengawasi perkembangan Dong Soo karna jika Dong Soo sampai sadar, keadaaan mereka akan menjadi gawat.

 

Nyonya Min menghubungi Bok Tae, Bok Tae yang saat itu masih dalam keadaan marah dan kesal berkata ada urusan apa yang membuat NYonya Min menghubunginya. Nyonya Minmengatakan kalau ada sesuatu yang ingin ia bicarakan. Bok Tae menjawab mengapa mereka harus bertemu?


“Cheol Ahn dari penjara ingin aku mengatakan sesuatu padamu, kau bisa mengabaikanku semaumu tapi akan menjadi tidak bijaksana jika kau mengabaikan suamiku”ujar Nyonya Min lebih pada arah mengancam

“apa sekarang kau sedang mengancamku?”

“kau bisa menyimpulkannya seperti itu”

“katakan padaku tempat dan waktunya”ujar Bok Tae tanpa banyak bicara

“ayo bertemu mala mini di Lounge pukul 8”senyum Nyonya Min penuh kemenangan.
 

Setelah percakapan itu Bok Tae melempar ponselnya kesal pada sikap Nyonya Min yang selalu menganggunya.


Yook Cheol Ahn dari penjara mempunyai sesuatu yang ingin dikatakan kepadaku, sekertaris yang mendengar hal itu menyarankan pada Bok Tae untuk datang menemui Yook Cheol Ahn karna tuan Yook mempunyai banyak orang yang mengikutinya.
 

******

5 komentar:

  1. Hiks..hiks..hiks T.T benar² miris liat Ydal bgtu frustasi dlm skligus dpt kbr suka&duka bgtu gmbra saat mnmukan Hyungx tp saat itu juga dia bs khilangan hyungx...kerenx liat mata Ydal marah....gomawo mbah Inda q nanti part 2 nya :*

    BalasHapus
  2. sedihnya liat YD begini...
    GBT keterlaluan menghalalkan segala cara untuk mencapai apa yg diiginkan...gomawo di tunggu part 2nya...

    BalasHapus
  3. Menanti part2

    BalasHapus
  4. bukan bermaksud berharap, tapi sepertinya young dal akan kehilangan jung hee. young dal seperti tidak memperdulikan yang haa yang sangat tertarik pada jung hee.
    kini young dal sudah tahu bahwa ayahnya di bunuh oleh bok tae dan ayah angkat yang ha. di akhir nanti mungkin yanghaa yang paling terluka, karna ia mendukung dan selalu melindungi seseorang yang ternyata otak pembunuhan ayah kandungnya.

    semangat mba inda ^^ .. di tunggu part 2-nya semoga selalu sehat dan mood terjaga dengan baik..

    -Syj-

    BalasHapus
  5. huwahh.. ksihan bgt Young Dal di part ini, apalagi wkt ingat knangan sma Dong soo di pnjara. :(

    huwahh.. inilah yg buat aq gak tega benci sma Yang Ha. dia itu sbnernya cuma kurang kasih syang dr siapapun, idup sprti itu mmang menyesakkan :( Tp sayang, cinta nya bertepuk.

    eps 14 Yong Dal + Dong Soo smpet ktwa bareng wkt Youg Dal curhat ttg cita2nya.
    itu lh ciri2 drama, stlh pmain utama bisa trtwa breng di akhir2 eps pst lngsung dpt msalah.

    BalasHapus