Minggu, 22 Juni 2014

Sinopsis Triangle Episode 13 Part 1


Triangle
Air mata Jung Hee sudah berada di pelupuk mata saat ia bisa mengejar Young Dal, dengan rasa haru Jung Hee memanggil Young Dal yang berjalan di depannya.

Young Dal siiiii, kapan kau bebas?

Young Dal menoleh kearah sumber suara dan mendapati Jung Hee yang kini tersenyum padanya. Raut wajah Young Dal tidak menunjukkan bahwa dirinya senang ketika bertemu Jung Hee. Young Dal menjawab dengan dingin kalau ia sudah beberapa hari yang lalu keluar dari penjara.

Ada nada kecewa di dalam suara Jung Hee ketika mengatakan kenapa Young Dal tidak menghubunginya setelah Young Dal keluar dan lagi kenapa Young Dal juga tidak megangkat telponnya ketika ia menghubungi Young Dal lewat penjaga penjara.

Young Dal hanya menjawab jika ia belakangan ini sedikit sibuk dan alasan ia tidak mengangkat telpn dari Jung Hee adalah karna ia sendiri sedang berada dalam kebingungan, apakah ia harus mengubungi Jung Hee atau tidak dan apakah ia harus menemui Jung Hee atau tidak.

Jung Hee Tanya kenapa Young Dal mengatakan hal seperti itu, Young Dal menjawab karna ia belum yakin bisa mengubah pola hidupnya saat ini. Medengar hal itu rasa kecewa yang berusaha Jung Hee tutupi dari tadi akhirnya keluar, ia benar benar kecewa karna apa yang Young Dal katakan barusan, selama ini dirinya seperti orang bodoh menunggu Young Dal, membersihkan kamarnya setiap hari, ia benar benar kecewa dan marah sekarang.
Jung Hee berbalik pergi meninggalkan Young Dal yang berdiri di dekatnya, marah. Young Dal mengejar Jung Hee mengapai tangannya dan berkata bahwa selama ini ia selalu memikirkan Jung Hee, rasanya ia bisa gila karna benar benar sangat merindukan Jung Hee tapi di balik semua itu ia semakin malu pada kenyataan  karna harus berada di penjara, ia benar benar tak berani untuk bertemu dengan Jung Hee.

“kenapa kau bodoh begini? Bodoh sekali” ujar Jung Hee yang tidak bisa menahan lagi tangisnya. Young Dal kemudian menarik Jung Hee kedalam pelukannya.
 
Yang Haa kesal karna pertemuannya kembali dengan Dong Soo, apalagi di saat mereka bertemu kembali Dong Soo berada di kasinonya mengejeknya dengan mengatakan kalau Dong Soo sudah merenungkan kembali kata kata Yang Haa untuk tidak hidup dengan naïf dan bodoh.
 Presdir Yoon marah ketika Hyun Pil Sang memberitahu bahwa Dong Soo sudah kembali dan yang memimpin para pelanggan mereka untuk menggungat kasino mereka adalah Dong Soo, memangnya apa yang di lakukan Yang Haa hingga Dong Soo keluar dari penjara. Hyun Pil Sang memanfaatkan kesempatan ini untuk menjatuhkan Yang Haa di depan ayahnya Presdir Yoon. Hyun Pil Sang mengatakan kalau presdir Yoon harus memikirkan kembali posisi Yang Haa yang saat ini menjabat sebagai Direktur utama kasino Dae Jeong karna semenjak kasino Dae jeong di pimpin oleh Yang Haa sudah terlalu banyak masalah yang di timbulkan oleh Yang Haa.
 Tuan Kim yang saat itu juga berada di ruang Presdir Yoon saat pembicaraan tersebut berlangsung, meminta waktu pada Hyun Pil Sang untuk berbicara berdua. Tuan Kim merasa bahwa Hyun Pil Sang terlalu berlebihan menyerang Yang Haa di depan presdir Yoon, apa yang sebenarnya Hyun pil Sang rencanakan untuk Yang Haa?.

Hyun Pil Sang mengatakan jika Yang Haa tidak pantas untuk menjadi direktur utama kasino Dae Jeong, dia tidak boleh menjadi pewaris kasino DaE Jeong jika mereka menyerahkan perusahaan Dae jeong ke seorang anak yatim seperti Yang Haa itu sama saja seperti mereka melakukan bunuh diri. Jika mereka tidak bisa menyingkirkan Yang Haa maka mereka berdua akan hancur jadi Tuan Kim seharusnya bisa membuat keputusan yang baik.
Jung Hee membawa Young Dal kembali kerumah mereka, nenek begitu senang melihat Young Dal yang akhirnya kembali kerumah mereka. Karna kepulangan Young Dal nenek memasakkan makanan yang paling ingin Young Dal makan saat ini yaitu daging b*** bakar dan sup tauge. Young Dal beserta keluarga Jung Hee makan bersama, Byung Soo Tanya pada Young Dal apa benar di penjara mereka hanya makan kacang dan susu. Byung Soo yang menanyakan pertanyaan tersebut akhrinya mendapat pelototan dari nenek dan kakaknya, dengan polos Byung Soo menjawab pelototan kakak dan neneknya itu dengan berakta kalau ia hanya penasaran bagaimana jika ada orang yang tidak suka dengan kacang dan susu?.

Suasana jadi agak canggung melihat hal itu nenek berusaha mencairkan suasana dengan bertanya apa benar Young Dal tidak ingat sama sekali dengan keluarganya? Young Dal mengeleng, suasanapun kembali canggung, Young Dal berusaha menghilangkan rasa sedihnya dengan terus melahap makanan tapi apa daya air matanya malah mengalir dengan deras.

 Dong Soo dan Jae Guk bertemu, Jae Geuk memberikan document informasi Lee Hyung Geun yang Dong Soo minta, Jae Guk mengatakan pada Dong Soo untuk berhati hati pada Lee Hyung Geun karna Hyung Geun adalah orang yang hebat.

Dong Soo mengucapkan terima kasih, ia lalu Tanya bagaimana dengan kabar yang lainnya? Jae Guk menghela nafas dengan berat mengatakan kalau teman teman yang lainnya merasa kesulitan untuk membiasakan diri dengan ketua tim yang baru. Dong Soo tertawa mendengar hal itu, ia berkata kalau yang lainnya bersikap mereka sendiri lah yang boss.

Dong Soo kemudian bertanya apa Jae Guk sudah tau dimana alamat Yong In, Jae Guk Tanya apa ini masalah ibu Dong Soo? Kenapa Dong Soo ingin mencarinya? Dong Soo mengatakan jika kali ini ia hanya ingin tau, kali iini saja.
Yang Haa di marahi habis habisan oleh ayahnya presdir Yoon karna tidak bisa menangani Dong Soo, jika Yang Haa terus seperti ini maka ia bisa saja melepas jabatan yang saat ini Yang Haa pegang. Yang Haa yang mendnegar hal itu tentu tidak mau dan berjanji kalau ia akan mengatasi hal itu.
Setelah bersitegang dengan sang ayah, Yang Haa dengan tergesa gesa masuk ke toilet meminum obatnya tanpa menghiraukan ponselnya yang saat ini berada tepat di atas keran yang mengalirkan air Yang Haa tampak gemetar ia kemudian mengambil ponselnya menelpon seseorang.
Tampaknya Yang Haa menceritakan pada Bok Tae kalau Dong Soo lah yang memimpin semua pelanggan untuk menuntut mereka. Bok Tae yang mendnegar hal itu tentu saja marah, ia bahkan mengatakan jika Dong Soo itu seperti lalat yang terus menganggunya meskipun sudah ia pukul. Yang Haa kemudian mengatakan kalau korban dalam permasalahan ini adalah dirinya bukan Bok Tae, Bok Tae tidak rugi apapun.

Mendnengar hal itu Bok Tae langsung bereaksi tidak kah Yang haa tau ketika ia mendnegar saham perusahaan Dae Jung di jual, perusahaan Andersoon, ia mencari dana untuk membeli saham perusahaan Dae Jung. Yang Haa kemudian bertanya berapa kerugian Bok Tae, Bok Tae mengatakan kalau itu angka yang sangat memalukan.

Bok Tae dengan tekat yang tinggi berkata kalau ia akan menghancurkan Dong Soo, Ia sudh tidak bisa bersabar lagi. Yang Haa kemudian berkata Dong Soo itu seperti kalajengking beracun jika mereka bermain main denganya maka Dong Soo akan mengigit mereka dan itu mungkin bisa menyebabkan mereka berdua tamat.

Bok Tae kemudian berkata jika memang seperti itu maka mereka harus segera menghancurkannya, Bok Tae kemudian meminta saran dari sek. Nya untuk mengahncurkan Dong Soo. Sek. Bok Tae mengatakan jika Young Dal baru saja keluar dari penjara, Bok Tae tampaknya tau arah pembicaraan sekertarisnya, ia lalu meminta sekertarisnya untuk mengurusi hal ini.
Young Dal meminta ayah Jang Soo untuk menerimanya kembali sebagai pekerja, awalnya ayah Jang Soo heran orang seperti Young Dal yang sudah memenangkan banyak uang dikasino malah mau kembali bekerja bersamanya, tapi akhirnya ayah Jang Soo menerimanya. Jang Soo heran kenapa Young Dal mau bekerja lagi bersama ayahnya padahal ia mempunyai urusan lain. Young Dal mengatakan kalau ia harus menyembunyikan semua gerak geriknya dulu, untuk saat ini ia harus tetap hidup sebagai “sampah” terang young Dal yang sepertinya sudah merencanakan sesuatu.
 Kedatangan Young Dal dan Jang Soo membuat Madam Jang dan Man Kang kaget dan khawatir apalagi saat Jang Soo menyindir keduanya yang tidak mengunjungi mereka berdua di penjara padahal merekakan rekan bisnis.

Madam Jang hanya bisa tersenyum pahit lalu menanyakan perihal kedatangan Young Dal kesini, Young Dal kemudian berkata jika ia butuh bantuan dari Madam Jang, Madam Jang Tanya apa dan bagaimana cara ia membantu Young Dal? Jang Soo tertawa ia tau kalau sebenarnya madam Jang tau apa maksud mereka, mereka menginginkan uang.
Young Dal menemui si kakek tua Chang Mo, Chang Mo sedikit kaget karna Young Dal datang menemuinya lebih cepat dari perkiraannya. Chang Mo kemudian bertanya apa Young Dal ingin menggunakan kartu tersembunyi miliknya? Young Dal menoleh kearah Chang Mo kemudian tersenyum, iya.
Yang Haa menemui Chang Mo, Chang Mo mengajak Yang Haa untuk bertemu di restoran yang harga makanannnya hanya $2, Chang Mo kemudian menawarkan pada Yang Haa untuk ikut makan karna hanya disini Yang Haa bisa makan dengan harga $2.

Chang Mo berkata jika Yang Haaa ingin ia membantunya maka ia punya syarat tertentu yang harus Yang Haa penuhi. Yang Haa menjawab jika ia sudah memberikan deposit pada asisten Chang Mo, Chang Mo  kemudian berkata jika deposit memang pentng dalam peminjaman tapi bukan itu yang ia maksud.

“saat aku memintamu untuk memperkerjakan salah satu anggotaku”

“apakah anda ingin masuk dalam bagian managemen?” Tanya Yang Haa

Chang Mo menjawab kalau hal itu mungkin saja tapi itu akan Yang Haa ketahui nanti. Yang Haa mengatakan kalau memang itu syarat Chang Mo maka ia akan menyetujuinya.

 “Lee Hyung Geun merupakan pemegang saham utama di kasino Dae Jeong dulu, dia bekerja di informasi infrasturktur nasional dan dia adalah teman dekat Yoon tae Joon. Orang inilah yang selalu memecahkan semua masalah di perusahaan DaE Jeong, beginilah caranya menjadi pemegang saham utama dan yang harus ia lakukan saat ini adalah menghancurkan hubungan mereka” jelas Dong Soo pada Sin Hye

Sin Hye lalu menanggapi jika Lee Hyung Geun seperti yang dikatakan Dong Soo tadi pernah bekerja di informasi infrastruktur nasional, apa Dong Soo tidak merasa takut? Jika ia takut, ia tidak akan sejauh ini, ia hanya perlu mengakhirinya dengan satu serangan, jawab Dong Soo.

Di tengah pembicaraan tersebut Sin Hye mendapat telpon dari Young Dal yang ingin bertemu dan meminta bantuannya.


Ternyata yang Young Dal lakukan saat bertemu dengan Sin Hye adalah karna dirinya ingin meminta bantuan dari Sin Hye untuk mengingat kembali masa lalunya sebelum ia menjadi pengemis, Young Dal bertanya apa hal itu masih bisa?

Sin Hye tampak tidak yakin tapi tentu saja masih ada jalan, ia akan mencoba dengan melakukan Hipnoterapi. Hipnoterapi adalah ketika seseorang di hipnotis untuk dapat mengingat masa lalunya dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Chung Ja dkk mengumpulkan semua para junior, Chung Ja memarahi juniornya yang bertemu dengan pelanggan di luar jam kerja mereka padahal semua sudah tau jika hal itu dilarang oleh kasino mereka. Jung Hee yang saat itu juga ada disana berusaha membela temannya tapi Chung Ja menganggap Jung Hee sudah bersikap sombong karna saat ini Jung Hee sedang berpacaran dengan direktur mereka, Gosip sudah tersebar. Jung Hee kesal karna omongan Chung Ja, junior junior yang lainnya yang awalnya tidak berani dengan Chung Ja dkk akhirnya memberanikan diri berbicara di depan Chung Ja dkk, jika Chung Ja dkk ingin mereka mentaati peraturan ada baiknya Chung Ja dkk memberikan contoh yang baik juga, semua junior akhirnya buka suara mereka tidak ingin lagi di tindas oleh Chung Ja dkk, Chung Ja dkk tidak bisa berkata apa apalagi, Chung Ja memperingati Jung Hee.
Hyun Mi menghampiri Jung Hee setelah mendengar bahwa tadi Jung Hee melawan Chung Ja dkk, Jung Hee tersenyum dan berkata kalau sepertinya ia tadi sedikit berlebihan, hyun Mi memakluminya berkata kalau Chung Ja pantas menadapatkannya. Hyun Mi mengajak Jung Hee untuk pergi ke Seoul dan bertemu dengan manager kasino Lucky, disana mereka bisa mendapatkan uang yang lebih banyak dan tidak akan bertemu lagi dengan Chung Ja dkk.

Jung Hee tersenyum mengatakan jika ia tidak bisa pergi ke Seoul karna Byung Soo dan nenek. Hyun Mi mengatakan jika Jung Hee bisa saja mengirim uang untuk mereka jadi Jung Hee tidak harus tinggal bersama mereka, jika Jung Hee mau Jung Hee bisa mengajukan pindah dari kasino Dae jung ke Lucky.
 Nyonya Kim menemui Manager ia menanyakan perihal informasi yang ia inginkan, Manager Tim masih tampak ragu karna informasi yang ingin didapatkan oleh Nyonya Kim di jaga ketat oelh para penjaga dan itu akan menjadi sangat sulit. Nyonya Kim tidak pantang menyerah mendnegar jawaban tersebut ia berusaha terus membujuk Manager tim untuk memberikannya informasi tersebut dengan menyelipkan tiket penerbangan ke Macau untuk pemberangkatan minggu ini.
 Nyonya Kim mengatakan sesuatu pada Young Dal berkaitan dengan Tuan Bae, nyonya Kim mengatakan jika tuan Bae tiap minggu selalu pergi ke Macau dan dia lebih suka bermain di kasino sendirian, ada rumor yang mengatakan bahwa ia kalah banyak dan hal itu bisa menguntungkan mereka jika mereka memberikan uang yang cukup pada tuan Bae dan hasilnya mereka bisa mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.

Young Dal mengerti ia kemudian mengatakan pada Nyonya Kim untuk mengurusi masalah Bok Tae jika Bok Tae menanyai tentang keberadaannya.
Yang Haa sengaja menunggu Jung Hee pulang kerja saat melihat Jung Hee Yang Haa bersiap kelaur dari mobilnya untuk memanggil Jung Hee tapi sayangnya hal itu terlambat ia lakukan karna saat ini Young Dal sudah menghampiri Jung Hee terlebih dahulu

Young Dal juga dengan sengaja menunggu Jung Hee pulang kerja, Jung Hee lalu mencoba mengoda Young Dal menanyakan mengapa Young Dal menunggunya, Young Dal tampak tidak bisa menjawab, ia tampak gugup dan malu. Jung Hee tertawa melihat sikap Young Dal yang berbeda hari ini, Young Dal mengatakan kalau biasanya ia tidak seperti ini tapi karna Jung Hee ia hari ini terlihat malu malu, Young Dal lalu mengajak Jung Hee untuk berkencan. Jung Hee kembali tertawa mencoba mengoda Young Dal dengan mengatakan kalau Young Dal  harus mengajaknya kencan dnegan cara yang gentle karna ia suka dengan pria gentle. 

Young Dal lalu memegang tangan Jung Hee mengajaknya berkencan, keduanya pun pergi dengan senyum mengembang di wajah masing masing tanpa tahu jika ada seseorang yang terus melihat kearah mereka dengan wajah cemburunya.
Kencan pertama mereka, mereka habiskan di pasar keduanya terlihat mencicipi beberapa jajanan dan berbelanja bahan pangan. Young Dal bahkan membantu Jung Hee untuk memegangi kantong belanjaan mereka, dengan tujuan mengengam tangan Jung Hee tentunya hahahahahhaha.
Jung Hee memberikan semua bahan makanan tersebut pada neneknya, sedangkan Young Dal memberikan nenek gingseng. Nenek tampak kaget dengan kedatangan Young Dal dan Jung Hee yang berbarengan, ia menebak apa Jung Heed an Young Dal pergi kepasar bersama? Jung Hee tersenyum dari sana terlihat raut wajah nenek yang berubah.
Tanpa menunggu lama nenek langsung membrondong Jung Hee dengan berbagai pertanyaan, apa Jung Hee menyukai Young Dal jika iya ia tidak akan mengijinkannya. Nenek kemudian melanjutkan kata kaanya jika ia hanya merasa kasihan pada Young Dal yang yatim piatu dan juga baik tapi untuk menjadi calon suami Jung hee ia tidak akan mengijinkannya. Jung Hee mengatakan jika ia memang suka bagaimana? Nenek langsung memukul Jung hee mengatakan kalau Jung hee selama ini sudah mengalami banyak rintangan dan akhirnya mendapatkan pekerjaan jadi carilah calon suami yang memenuhi standar, apa menurut Jung hee Ypung Dal memenuhi standar?
Yang Haa tampak termenung mengingat kebersamaan Young Dal dan jUng Hee tadi, hingga ia akhirnya tidak bisa mengendaikan emosinya lagi hingga melempar gelas yang ada di depannya.
Seorang pria memasuki sebuah lift, seseorang pria lagi ikut masuk , pria tersebut menggunakan topi untuk menutupi kepalanya. Lift pun tertutup, pria bertopi lalu berkata
“Tuan Lee Hyung Geun”

Pria yang di panggil namanya tersebut lalu menoleh menanyakan “siapa kau?”

Pria bertopi itu segera menjawab dengan meletakkan benda yang mengeluarkan listrik di tangannya pada Lee Hyung Geun, pria bertopi itu adalah DongSoo.


*******

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar