Minggu, 23 Juni 2013

Sinopsis The Best Lee Soon Shin Ep. 29 Part 2

Episode 29 part 2
The Best Lee Soon Shin

Episode 29 part 1
Ibu ternyata membawa kembali barang barang yang sudah SooN Shin buang, lalu tanpa sengaja ibu menjatuhkan buku-buku itu saat ia akan memindahkannya.

Yoo Shin masuk ke kamar ibunya, ia bilang kalau ia akan mengosok, apa ada baju ibunya yang ingin digosok?, lalu Hye Shin melihat buku-buku itu ia juga menemukan flashdisk Soon Shin.

Hye Shin lalu tanya punya siapa ini, ibu menjawab kalau itu punya Soon Shin dan sepertinya Soon Shin sudah membuangnya.

Hye Shin melihat lagi flash itu lalu ia bilang kalau ini pasti berisi video milik Soon Shin, ibu lalu bilang bagaimana agar ia bisa menonton video itu.
 Wajah Soon Shin muncul ia memperkenalkan dirinya, ia bilang kalau ia ingin menjdi artis yng bisa menyentuh hati orang lain. Ibu dan Hye Shin sedang menonton video milik Soon Shin, disana banyak terdapat moment ketika Soon Shin masih jadi trainee dan ia terlihat selalu tersenyum dan tertawa.

Soon Shin terlihat begitu menikmati kegiatan tersebut.
 Dan dalam video tersebut ternyata ada video musik yang waktu itu Soon Shin buat, dalam video musik tersebut ada adegan dimana Soon Shin berbalik kearah kamera dan ibu yang melihatnya langsung tersenyum, ibu bilang kalau Soon Shin terlihat sangat cantik(kayaknya ibu memikirkan tentang pembicaraannya dengan guru Song waktu itu, apakah Soon Shin akan berakting lagi atau tidak).

Mendengar hal itu Hye Shin setuju ia bilang kalau Soon Shin memang sanagt cantik.
 Dikamr ibu tidak bisa tidur, ia terus memikirkan apa ia akan membiarkan Soon Shin berakting lagi atau tidak. ia juga ingat perkataan guru Song yang mengatakan kalau guru Song tau kalau Soon Shin sangat ingin berakting lagi maka dari itu ijinkanlah ia mengambil Soon Shin.

Saat ibu sedang melamun seperti itu handphone nya berdering, itu adalah sms dari guru Song yang mengatakan,
"aku akan mengatur pertemuan dengan sutradara, tidak apa-apa kan?"
 Soon Shin sedang melamun di kamarnya, lalu handphonenya bunyi dan ternyata itu adalah pesan suara dari guru Song,
"Soon Shin, aku meninggalkan pesan ini karna kau tidak menerima telponku. bisakah kau menemuiku? ada sutradara yang ingin bertemu denganmu. aku ingin kau datang ke pertemuan ini dan berbicara dengannya, apakah kau punya waktu besok?"
 Paginya Soon Shin menemui ibunya didapur, Soon Shin mengatakan kalau ia akan pergi keperpustakaan karna ia sedang mencari sesuatu untuk wawancara. Setelah mendengar hal itu ibu lalu mendorong Soon Shin untuk duduk/
 Ibu lalu juga duduk, ia lalu bilang ke Soon Shin,
"Soon Shin ah....kau sudah di telponkan?, kau di undang sutradara hari ini, mengapa kau tidak datang?"

Mendengar hal itu Soon Shin langsung tau maksud ibunya, ibu lalu bilang lagi
"ibumu, ibu kandungmu, temuilah dia dan mulailah belajar akting lagi seperti yang pernah kau lakukan dan jika ada kesempatan, jangan sia-siakan debut mu sebagai artis"
 "Ibu"

"dia juga ibumu"
"kau tidak bisa terus menerus menyangkal keberadaannya"
"kau harus mengakui, bila perlu kau harus terima lah dia"

Soon Shin yang mendengar hal itu dari ibunya sedih, Soon Shin bilang,
"ibu"

"temui dia dan dapatkan semua yang bisa ia berikan padamu"
"dia akan memperlakukanmu sepenuh hati. temui dia dan lakukan apapun yang kau inginkan"
"jangan pedulikan aku, jangan perdulikan orang lain. pergilah belajar akting dengannya"

Soon Shin lalu berdri, ia bilang ,
"ibu, apakah aku bilang kalau aku ingin berakting?"
"sudah lama aku berhenti menginginkannya"
"berapa kali aku harus memberitahumu"

Soon Shin lalu berteriak,
"aku tidak ingin menjadi artis"

ibu lalu ikut berdiri,
"jangan menyangkal apa yang ingin kau lakukan karna aku"

ibu hampir menangis, 
"kau tau hatku hancur karna itu"
"bukannya ku tidak ingin kau sukses tapi aku ingin kau bahagia"
"tapi untuk menjadi bahagia, kau harus melakukan apa yang ingin kau lakukan"
"lakukan lah apa yang ingin kau lakukan"
 "ibu apakah kau membenciku?"
"kau melakukan hal ini karna aku anak ayah dan kau membenciku?"
"apa kau mencoba mengusirku?"

"Soon Shin ah...."

"jika bukan karna hal itu mengapa kau melakukan hal ini?"
"kau mengusirku dengan alasan kau ingin aku berakting kembali?, begitukan?"

"mengapa aku harus melakukannya?"

Soon Shin melangkah mundur sambil bilang,
"hentikan, aku mengerti. aku mengerti"

Soon Shin lalu mengambil tasnya dan pergi, melihat hal itu ibu mengejar Soon Shin
 Diruang tv, Soon Shin berbalik kearah ibunya sambil berteriak marah, ia bilang kalau sekarang ia mengerti ia akan pergi, ia akan melakukan apapun yang ibunya katakan.

lalu Soon Shin pergi, dan ibu terlihat sedih melihat Soon Shin yang salah paham dengannya.
 Nenek muncul, lalu ia bilang mengapa begitu berisik, ibu bilang kalau tidak terjadi apa-apa. Nenek lalu bilang ke ibu, apa ibu menyuruh Soon Shin untuk pergi dari sini?, mendengar hal itu ibu diam saja.

nenek lalu bilang lagi, katakanlah padaku. ibu mehyruh Soon Shin pergi ke rumah guru Song kan? ibu dengan berat hati lalu bilang kalau ia memang menyuruhnya pergi.

Nenek sngat marah ia bilang ke ibu kalau ibu pasti sudah gila,
 Nenek lalu melanjutkan marah-marahnya di kamar nya, ia bilang mengapa ibu begitu bodoh, setelah mengalami banyak kesulitan mengapa ibu menyuruh Soon Shin pergi, apakah ibu menyuruhnya pergi karna Soon Shin bukan anak kandung ibu? itukan penyebabnya? karna Soon Shin bukan anak kandung ibu dan ia juga membencinya?

Ibu lalu bilang ke nenek kalau guru Song adalah ibu Soon Shin, dan guru Song akan melakukan hal yang baik untuk Soon Shin jadi mengapa mereka harus menghalanginya?

Nenek lalu berteriak, apa ibu tidak punya harga diri?, Ibu lalu menjawab dengan sedih kalau ia memang tidak punya harga diri, ia hanya ingin kalau Soon Shin bahagia, hanya itu yang ia inginkan.

Nenek lalu bilang kalau ia tau ibu itu bodoh tapi ia tidak tau kalau ternyata ibu sebodoh ini, nenk lalu bilang lagi kalau ibu tidak boleh mengatakannya lagi , jika ibu melakukannya maka nenek tidak ingin bertemu dengan ibu lagi.

Nenek bilang lagi kalau guru Song memang benar-benar gila dan sekrang ibu malah mengirimkan salah satu cucunya ke guru Song. nenek lalu memukul mukul ibu dan ibu pun menangis.
 Guru Song sedang bersama dengan sutradara Yoon, didepan sutradara yoon, guru Song terus menerus memuji Soon Shin, ia bilang kalau Soon Shin bukan hanya anaknya tapi ia mempunyai banyak potensi jadi sutradara Yoon bisa berharap banyak padanya.

mendengar penuturan guru Song membuat sutradara Yoon semakin tertarik, tapi lalu sut. Yoon melihat jam nya, ia lalu bilang ke guru Song kalau sepertinya sOON Shin sedikit terlambat.

Mendengar hal itu guru Song juga mulai cemasa, ia mencoba melihat jam di handphonenya lagi, dan dari arah pintu muncul Soon Shin.
Guru Song langsung berdiri dan menyapa Soon Shin, ia juga memperkenalkan Soon Shin dengan sutradara Yoon Chang Hyuk, dia sangat terkenal, Soon Shin pasti pernah mendengar namanya.

Mendengar hal itu Soon Shin sedikit menundukkan kepalanya untuk menghormati set. Yoon, Sut. Yoon lalu tertawa dan bilang kE guru Song kalau Soon sHIN masih gugup.
Soon Shin menatap sut. Yoon ia ingin mengatakan sesuatu tapi guru Song memotongnya, ia menyuruh Soon Shin untuk duduk. Tapi sayangnya perkataan guru Song tak diindahkan oleh Soon Shin, Soon Shin meneruskan kata-katanya, ia bilang ke sut. Yoon kalau ia tidak tertarik untuk berakting. Soon Shin juga biloang kalau guru Song pasti salah mengerti.

Sutradara Yoon kaget ia langsung menoleh ke arah guru song, sementara itu guru Song tidak bisa berkata apa-apa lalu Soon SHIN bilang ke guru Song untuk memberitahunya dulu sebelum melakukan sesuatu dan Soon Shin juga mengingatkan guru Song kalau ia tidak ingin berakting lagi.
Guru Song mengejar Soon Shin, ia bilang kalau mereka perlu bicara, guru Song memegang tangan Soon Shi tapi oleh Soon Shin di lepaskannya.

Soon Shin lalu bilang ke guru Song, harus berapa kali lagi ia memberitahu guru Song untuk tidak menghubunginya, jangan menghubunginya lagi. Soon Shin juga mengatakan bagaimana bisa guru Song memutuskan hal itu snediri tanpa memberitahunya.
Guru Song menjawab kalau ia tidak ingin melewatkan kesempatan baik untuk Soon Shin. Guru Song juga mengatakan apa Soon Shin bersikap begini karna wawancara waktu itu? itu hanya kesalapahaman, ia sudah mencoba menghetikannya tapi tidak bisa.

Soon Shin lalu bilang kalau ia dengar guru Song datang kerumahnya dan mencoba memberikan uang kepada ibunya. Guru Song menjawab kalau ia memang melakukannya, lalu kenapa? ia hanya ingin menghargai ibu, apakah itu sesuatu yang buruk? aku berterima kasih padanya karna telah membesarkanmu, apakah itu tidak boleh?

pandangan mata Soon Shin sangat tajam menatap guru Song, ia lalu bilang dengan nada tajam, mengapa guru Song harus berterima kasih pada ibunya>?

Guru Song menjawab karna ia adalah ibunya Soon Shin, ibu yang melahirkan Soon Shin. Soon Shin marah ia bilang kalau ia sudah mengatakan pada guru Song kalau ibunya hanya satu.

guru Song mencoba mengerti Soon Shin, ia bilang kalau ia mengerti, ia tau kalau sekarang Soon Shin sedang bingung karna harus menjalani semua ini secara tiba-tiba. tapi guru Song lalu bilang lagi untuk Soon SHIN memberikannya kesempatan dan mendengarkan dia. kalau Soon Shin melarangnya untuk menghubungi Soon Shin atau melakukan sesuatu lalu apa yang harus ia lakukan?. mengapa ia tidak boleh mengekpresikan perasaannya?.

Perkataan guru Song seakan sedikit melunakkan hati Soon Shin, guru Song lalu bilang lagi mengapa Soon Shin begitu membencinya,kenapa? Soon Shin melihat kearah guru Song lalu guru Song bilang lagi apa karna wanita itu(ibu)? Soon Shin merasa kasihan dengan wanita yang sudah membesarkannya? Soon Shin merelakan cita-cita dan masa depannya karna Soon Shin kasihan pada wanita itu?

Soon Shin lalu bilang kalau maksudnya bukan seperti itu, tapi guru Song lalu bilang lagi kalau maksud Soon Shin memang begitu. apa Soon Shin pikir ia tidak tau bagaimana Soon Shin? mengapa Soon Shin merusak hidupnya hanya karna kasihan pada seseorang? jika Soon Shin terus bersikap seperti ini maka Soon Shin akan dijauhi oleh orang lain, begitulah cara dunia meruntuhkan seseorang.

Soon Shin hampir menangis, ia bilang untuk guru Song menghentikan semuanya dan tidak usah memperdulikan kehidupannya.
Sutradara Yoon ternyata masih menunggu lalu guru Song masuk, sut. Yoon tanya apa guru Song baik-baik saja karna guru Song terlihat sanagt lemah. Guru Song menjawab kalau ia baik-baik saja dan ia juga bilang kalu sepertinya Soon Shin masih bingung dengan semua ini.

Sut. Yoon menyayangkan kalau sebenarnya karakter yang akan dimainkan Soon Shin sanagt cocok dengan citranya, guru Song lalu seperti mendapat ide baru ia bilang ke sut. Yoon untuk memberikannya satu kesempatan lagi, ia akan mencoba menyakinkan Soon Shin jadi bisakah ia membuat pertemuan lagi dengan sut Yoon.

Sut. Yoon minta maaf karna ia harus memutuskan peran ini besok, dan lagi ada investor yang ingin mencasting artisnya dan ia sudah bilang kalau ia akan memberikan jawabannya besok.

Guru Song lalu berusaha meyakinkan sut. Yoon kalau ia akan membawa Soon Shin besok jadi ia mohon untuk sut. Yoon menunggunya.
Saat keluar dari gedung, Soon Shin bertemu dengan Jun Ho yang mengajaknya untuk bicara.
"kau baru bertemu guru Song?"

"Tuan Shin, apa kau juga tau hal ini?"

"ya. aku......"

"kau yang mengatur ini?"

"apa maksudmu?"

"kau yang bilang kalau aku ingin kembali kedunia akting?"

"Soon Shin ah......"

"kalian tidak peduli bagaimana perasaanku, mengapa kalian begitu....."

Jun Ho yang melihat begitu emosionalnya Soon Shin mencoba untuk menenangkan Soon Shin dengan ingin menyentuhnya tapi diurungkannya.
"tenanglah, tenangkan dirimu, tergantung dari caramu melihat, ini adalah hal yang positif"
"sejujurnya, jika kulihat kau masih berminat untuk akting"
"kau begitu bergairah saat berakting"
"kesempatan seperti ini tidak akan datang kepadamu sebelumnya"
"guru Song ibumu, dia tidak mungkin memperlakukanmu seperti sebelumnya"
"kau tak perlu menghentikannya jika ia ingin memberikanmu hal yang terbaik"
"tuan Shin"

"apa?"

"tidak semua orang didunia ini seperti dirimu?"
"kenapa kau selalu berfikir, apapun yang kau inginkan?"
"apakah kau tidak peduli dengan perasaan orang lain?"

"aku peduli"

"tuan Shin kau sama saja"

setelah mengatakan hal itu Soon Shin pergi sambil menangis,
Jun Ho bertemu dengan guru Song yang terlihat sangat panik, guru Song menanyakan padanya, apa Jun ho melihat Soon Shin? Jun Ho dengan lesunya bilang kalau Soon Shin sudah pergi, guru Song kaget, apa?

Guru Song lalu meminta Jun Ho untuk membawa Soon Shin kembali, Jun Ho lalu bilang kalau Soon Shin tidak ingin melakukannya jadi bagaimana ia bisa membawanya kembali?.

guru Song lalu bilang kalau Soon Shin pergi saat ia berrtemu dengan sut. Yoon, Jun Ho tau kan kalau kesempatan ini sangat penting. Guru Song juga lalu bilang kalau ia sudah mengatur pertemuan nya kembali dengan sut. Yoon jadi ia harap Jun Ho bisa membawa Soon Shin kembali karna masa depan Soon Shin tergantung hal ini dan sut. Yoon bilang kalau casting nya selesai besok, ia tau kalau Jun Ho mengerti apa yang terbaik bagi Soon Shin. jadi guru Song memohon pada Jun Ho untuk membawa Soon Shin kembali karna kesempatan ini tidak akan terulang lagi.
Soon Shin berjalan sendirian ditengah keramaian orang, ia memikirkan lagi perkataan guru Song yang bilang mengapa Soon Shin begitu membencinya dan mengapa Soon Shin tidak mau, apa karna Soon Shin kasihan pada ibu?.

handphone Soon Shin berbunyi, ia mendapatkan sms dari young Hoon yang memberitahu kalau mereka hari ini berangkat dari stasiun Seoul jam 1 dan mereka akan sanagt senang jika Soon Shin bergabung dengan mereka.
Di stasiun Seoul, rombongan karyawisata Young Hoon sudah berkumpul, lalu Jin Uk dan Young Hoon menghampiri mereka untuk memberikan jaket karyawisata mereka dan saat itu Soon Shin datang.
Young Hoon yang melhat Soon Shin datang terlihat sanagt lega, lalu Jin Uk bilang kalau ia sanagt senang Soon Shib bisa datang.

Soon Shin tersenyum ia bilang kalau ia takut Young Hoon dan yang lainnya sudah pergi tapi ia lega karna mereka belum pergi. Jin Wook lalu minta maaf pada Soon Shin kalau jaket bagian Soon Shin tidak ada, Jin uk terlihat menyesal karna tidak menyiapkan jaket cadangan.

Mendengar hal itu Soon Shin tersenyum ia bilang kalau itu tidak apa-apa, lalu Jin Uk bilang lagi kalau sekarang Soon Shin sudah terkenal, ia adaah seorang cinderela. Senyum Soon Shin hilang mendengar hal itu lalu Young Hoon menjitak kepala Jin Uk karna bicara sembarangan.
Young Hoon mencerahkan suasana, ia bilang kalau ia pikir Soon Shin tidak akan datang. Soon Shin tersenyum dan bilang kalau ia datang karna merindukan Young Hoon, Young Hoon tertawa berseri-seri ia bilang kalau ia senang Soon Shin datang.

Jin Uk yang melihat ekpresi dan perkataan Soon Shin seakan mau muntah, ia bilang, lalu bagaimana denganku? bukankah Soon Shin merindukannya juga?, Soon Shin tertawa mendengar hal itu.
Saat sedang bekerja ibu mencoba menghubungi Soon Shin, tapi no itu tdak aktif. sementara Jun Ho memikirkan kata-kata guru Song, yang mengatakan kalau Jun Ho harus membawa Soon Shin kembali karna ini adalah kesempatan yang sanagt penting.

Jun Ho lalu melihat ke arah handphone, ia seperti ingin menelpon seseorang.
Sementara itu Young Hoon dan yang lainnya sedang menikmati keindahan alam ketika mereka ada di kereta dan suasana di sana terlihat begitu akrab, staf lainnya sangat menikmati kebersamaan mereka.
Handphone Soon Shin berbunyi, Jin Uk yang berada di dekatnya mencoba melihat siapa yang menelpon lalu ia bilang ke Young Hoon kalau yang menelpon adalah tuan Shin, Young Hoon tampak berfikir sebnetar lalu ia meminta handphone Soon Shn.
Sebelum mengangkat telpon itu, dari wajah Young Hoon terlihat senyuman tipis lalu ia mengangkatnya,
"ada apa Jun Ho?"

Jun Ho yang awalnya berekpresi biasa saja kaget ketika mendengar suara Young Hoon, ia bilang mengapa Young Hoon mengangkat telpon Soon Shin.
Young Hoon menjawab dengan santai kalau telpon Soon sHIN terus berbunyi seperti orang gila di dalam kereta api, mata Jun Ho melotot, ia lalu bilang,
"kereta api? apa maksudmu? kau sekarang sedang naik kereta api?"

Young hoon menjawab dengan santai lagi, 
"kenapa, memangnya tidak boleh?"

mendengar hal itu Jun Ho terlihat kesal ia menjauhkan handphonenya dari telinga lalu bilang untuk memberikan telpn ini pada Soon Shin, lalu Yong Hoon menjawab kalau Soon Shin sedang tidak bersamanya.

Jun Ho lalu memanggil nama Young Hoon, lalu Young Hoon bilang ke Jun Ho untuk meninggalkan pesan saja untuk Soon Shin. Mendengar jawaban Young Hoon, Jun Ho berteriak,

"kau itu ada di mana?"
lalu Jun Ho membenarkan nada suara nya jad lebih halus Jun Ho bilang,
"maksudku...."

Jun Ho berkeliling kantornya ia sangat sulit untuk mengutarakan maksudnya,
"maksudku..... dimana kau sekarang?"

Young Hoon memainkan Jun Ho, ia bilang
"ummmm kira-kira dimana aku sekarang?"
"kami berada di suatu tempat di Gangwon Do"

"Kapan kau akan kembali?"

"kami akan bermalam dan baru pulang besok"

Mendengar hal itu Jun Ho melotot dan berteriak"apa?"
lalu Young Hoon cepat-cepat menutup telponnya, ia bilang kalau ia akan memberitahu Soon Shin kalau Jun Ho menelpon.
Jin Uk yng melihat tingkah bossnya lalu bilang memangnya Young Hoon bisa seenaknya saja menjawab telpon orang lain seperti tadi? Young Hoon bilang kalau itu tadi salah sambung lalu ia tertawa. mendengar hal itu Jin Uk tertawa lalu dari arah belakang muncul Soon Shin yang membwa minuman.
Soon Shin lalu memberikan minuman-minuman itu pada Jin Uk dan Young Hoon. Saat Jin Uk akan memberitahu sOON Shin kalau tadi ada yang menelpon, Young Hoon segera merespon, ia langsung mengajak Jin Uk dan Soon SHIN unutk bersulang agar Jin Uk tidak mengatakan hal itu lalu walaupun samar terlihat Young Hoon yang tersenyum.
Sedangkan Jun Ho ia terlihat seperti kebakaran jengot, ia bilang bagaimana bisa Young Hoon dan Soon Shin bisa berduaan? lalu Jun Ho melotot lagi ia bilang, apa? menginap?
Sek. Jo masuk dan Jun Ho langsung menunjuk ke arah sek. Jo dan bilang untuk turun dan mencari tahu kemana perginya Young Hoon. Sek. Jo lalu bilang kalau hari ini restaurantnya tutup.

mendengar hal itu Jun Ho langsung berdiri dan sewot,
"mengapa? kenapa?"

Sek. Jo lalu bilang kalau Young Hoon dan para stafnya sedang berkaryawisata bersama. Jun Ho mengangguk anggukan kepala nya saja lalu Sek. jo bilang ke Jun Ho kapan mereka bisa berkaryawisata juga.

Jun Ho tidak menghiraukan perkataan sek. Jo ia malah bilang dengan semngat nya kalau ia akan melakukan perjalanan bisnis dan dengan terburu buru mengambil jasnya dan pergi dari sana.
Jun Ho melajukan mobilnya dengan cepat dan saat ia sampai di tempat tujuan, ia tidak mebuang buang waktu, ia langsung keluar dari mobil dan berjalan pergi. sedangkan sek. Jo baru saja keluar dari mobil dan ia langsung melihat sekitarnnya dan bilang bisnis seperti apa yang dilakukan di hutan seperti ini.
Tapi lalu sek. Jo memanggil dengan nada marah pada Jun Ho yang sudah pergi meninggalkannya, semnetara Jun Ho ketika ia di panggil seperti itu ia hampir tejatuh karna menyengol batang pohon tapi ia tidak memperdulikannya dan terus saja jalan seperti orang ilang.
Para staf dan Young hoon sedang mempersiapkan perkemahan mereka, begitu juga dengan Soon Shin, tapi kalau Soon Shin ia lebih terlihat sedang melamun, sampai saat Young Hoon meminta bantuan Soon Shin saja ia tidak mendengarkan.

Saat Young Hoon menyadarinya, Young Hoon menghampiri Soon Shin dan bilang apa terjadi sesuatu har ini?, mendengar hal itu Soon sHIN mencoba tersenyum dan ceria, ia bilang kalau ia hanya merasa tidak enak karna ia datang tanpa membawa apa-apa, setelah itu Soon Shin bilang kalau ia akan mencuci sayuran.
Soon Shin berjalan untuk mencuci sayuran yang ia pegang tapi lalu jalannya di hentikan oelh Jin Uk. Jin Uk bilang kalau biar ia saja yang mencuci itu, tapi Soon Shin menolaknya ia bilang biar ia saja. tapi Jin Uk lalu bilang kalau tuan putri biar duduk saja.

Mendengar hal itu Soon Shin tertawa tapi lalu tawa nya hilang ketika Jin uk bilang kalau Soon Shin itu tuan putri karna ia adalah anak Song Mi Ryung.
Jin Uk lalu meminta Soon Shin untuk mengatakan pada ibunya(guru Song) untuk mengajaknya bermain drama, karna sebenarnya ia juga bercita-cita menjadi seorang aktor bahkan ketika Soon Shin belajar dengannya ia sanagt cemburu.

Soon Shin lalu tertawa kecut, ia bilang kalau Jin Uk kenapa harus mengatakn hal itu padanya, Jin Uk lalu berteriak pada Soon Shin kalau mereka adalah teman jadi itu lah gunanya teman saling membantu.
Jin Uk juga bilang ke Soon Shin untuk kembali kerestaurant, ia akan selalu membantu Soon Shin dan memeperlakukan Soon Shin seperti seorang putri, ia adalah pengawal putri guru Song jadi ia harap kalau Soon Shin mau membantunya. 

Mendengar hal itu Soon Shin mau protes tapi dari arah belakang seorang staf memotong pembicaraan mereka.
staf itu ingin berfoto dengan Soon Shin karna Soon Shin adalah anak guru Song, dan ternyata tidak hanya satu staf tapi hampir semua staf mengerumuni Soon Shin untuk meminta foto. Soon Shin mencoba menolaknya tapi para staf itu terlalu bersemangat sehingga Soon Shin yang kesal tidak sengaja menyentuh salah satu handphone mereka yang menyebabkan handphone itu terbanting ke tanah.
Semua orang kaget begitu juga Soon Shin, Soon Shin lalu berlari dari sana.
Soon Shin terus berlari dan di belakangnya ternyata Young Hoon menyusul, Young Hoon lalu memanggil Soon Shin, ia bilang kalau disini berbahaya, Soon Sin tidak bisa meninggalkan tempat ini sendirian.

Soon Shin lalu meminta maaf pada Young Hoon kalau dia sudah merusak suasana, Young Hoon lalu menenangkan hati Soon Shin, ia blang kalau hal itu bukan salah Soon Shin tapi salah mereka sendiri.

Young Hoon juga tanya, apa Soon Shin baik-baik saja, Soon Shin yang masih menundukkan kepalanya bilang kalau ia baik baik saja. Soon Shin lalu melihat ke arah Young Hoon dan bilang kalau me=ungkin ia yang terlalu sensitif.
Young Hoon terlihat prihatin melihat Soon Shin lalu ia bilang kalau ia sama sekali tidak melihat kalau Soon Shin itu baik-baik saja. Young Hoon melanjutkan kalau sekarang ia tidak tau bagaimana persaan Soon Shin tapi banyak orang bilang kalau Tuhan tdak akan menurun kan cobaan di luar batas hambanya dan ia juga tau kalu itu menyakitkan dan itu memang menyakitkan tapi semua itu akan berlalu, mungkin sekarng semuanya trlihat sia-sia dan mungkin Soon Shin tidak tau seberapa lama ia harus melalui ini tapi seiring waktu semua akan berlalu tanpa Soon Shin sadari.
Soon Shin yang mendengar ha itu terlihat sedih ia juga bilang kalau ia tau hal itu
"aku tidak tau siapa aku dan apa yang kuinginkan. aku tidak tau sama sekali. aku benci diriku sendiri, aku sanagt menydihkan"
"aku harap aku tidak pernah dilahirkan didunia ini"

Mnednegar hal itu Yong Hoon terlihat sedih, ditambah lagi dengan Soon Shin yang menangis.
Soon Shin lalu menutup wajahnya sambil menangis dan Young Hoon yang juga ikut merasa sedih berusaha menghibur Soon Shin dengan cara memeluknya.
Sementara JuN hO masih tetep kayak orang ilang, ia terus melihat ke sekelilingnya untuk mencari Soon Shin.
Dan langkahnya terhenti ketika ia melihat 2 ornag yang sedang berpelukan.
Jun Ho mendekat, ia melihat dari kejauhan dengan cemburu
***********

9 komentar:

  1. Owww~ Poor Junho ~ yaudah sama admin Inda aja ya :P

    BalasHapus
  2. Terima kasih sinopx. Lanjut terus yeah...:)

    BalasHapus
  3. mbak indah, sekadar saran hehe
    untuk buat sinop anggap aja mbak lagi cerita ke kita
    tidak rinci pun tidak papa, diselipin celetukan gak penting pun tidak papa ^^"
    em,mungkin ini style nulis dari sono, saran di atas pun jug diperuntukkan bagi saya
    jadi saran ini bisa dibuang atau diterima :)
    terima kasih banyak sudah mau menulis sinopsis ini walau panjang hehe
    FIGHTING MBAK XD

    BalasHapus
  4. episode 30.. Palli palliiii
    I wanna see urii junho shi and soon shin together

    Iam_djombang

    BalasHapus
  5. huuaaahh...junho shi buat aku ajja..^^

    BalasHapus
  6. ga sabar liat respon junho,
    sekretaris jo dari pada dikacangin mending buat aku ja

    BalasHapus
    Balasan
    1. boleh tuh,,, sebelum ada yng ngambil ihihihihihi

      Hapus
  7. Hem guru Song nyebelin bgt ish -_-
    Semamgat soon shin!!!
    Makasih chingu udh terus buat sinopsis drama ini ^^
    Oh iya maaaaaf bgt aku baru comment di episode ini padahal udh baca dri ep17. Ga sabaran baca sinopsis drama ini jadi ga berhenti2.
    Sekali lagi maaf yaaaa

    Aku seneng sama penyampain chingu buat sinopsis ini :D

    BalasHapus